• Headline

    ‎Begini Kesiapan Purwakarta untuk Kelancaran Arus Mudik

    Oleh : Asep Mulyana06 Juni 2018 15:39
    fotografer: Antara
    INILAH, Purwakarta - Polres Purwakarta, beserta jajaran TNI dan unsur pemerintahan daerah setempat, telah melakukan persiapan cukup maksimal untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2018 ini.

    Bahkan, langkah-langkah strategis pengamanan ritual tahunan ini telah dirancang jauh-jauh oleh jajaran lintas institusi tersebut. Dalam pengamanan arus mudik ini, petugas gabungan yang diterjunkan mencapai 1.133 personel.

    Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, jajarannya telah melakukan berbagai persiapan guna menyambut datangnya musim mudik lebaran ini. Pasalnya, di wilayah hukumnya terdapat tiga kerawanan yakni rawan macet, kecelakaan dan aksi kriminalitas.

    "Dalam pengamanan ini, kami juga libatkan tim sniper, penjinak bom, ratusan personel dari Satuan Brimob dan Tim khusus dari Reskrim," ujar Twedi kepada INILAH, di sela-sela kegiatan operasi ketupat lodaya 2018, Rabu (6/6/2018).

    Sebenarnya, kata dia, pola pengamanan yang dilakukannya ini tak jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, pihaknya tetap menyiapkan segala sesuatunya sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada pemudik.

    Memang, jika melihat kondisi sekarang, sebenarnya beban petugas keamanan di Purwakarta di tahun ini tidak seberat sebelum ada akses Tol Cikopo-Palimanan.

    Meski begitu, persiapan-persiapan tetap harus dilakukan‎. Mengingat, ‎jalur arteri dan nasional yang ada si wilayahnya, sampai saat ini masih menjadi andalan sebagai jalur favorit di musim mudik dan balik lebaran.

    Adapun jalur mudik di Purwakarta yang masih jadi primadona itu, antara lain jalur Cikopo-Pantura via Simpang Jomin. Kemudian, Jalur Cikopo-Sadang via Bungursari, Sadang-Subang via Cibatu (jalur tengah). Lalu, jalur Sadang-Purwakarta menuju Wanayasa-Subang-Cikamurang (Jalur Selatan).

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana Putra menambahkan, jelang lebaran ini banyak hal yang diantisipasi jajarannya. Di antaranya, aksi kriminalitas jalanan, dan tawuran antar kampung.

    "Di wilayah kami ada lokasi-lokasi yang rawan kejahatan jalanan. Misalnya, penipuan, jambret (begal), copet, hipnotis," ujar Agta.

    Adapun titik-titik yang paling diantisipasi terjadinya aksi kriminalitas itu, yakni di sekitar Simpang Cikopo, dan seluruh Rest Area yang ada. Sedangkan, untuk wilayah yang rawan tawuran antar kampung, berada di daerah-daerah yang berbatasan dengan kabupaten tetangga.

    "Kami juga terjunkan Tim Cobra (Tim Khusus Reskrim). Selain mobile, beberapa anggota tim juga akan bergantian standby di pos-pos terpadu," pungkasnya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT