• Headline

    Anggota Linmas di Garut Meninggal saat Bertugas di TPS

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar27 Juni 2018 14:30
    fotografer: Inilah/Zainulmukhtar
    INILAH, Garut - Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Desa Babakan Loa Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut Engkin (60) meninggal mendadak saat bertugas menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 desa setempat, Rabu (27/6/2018).

    Ketika menjaga TPS 06 dan pelaksanaan pemungutan suara baru saja dimulai, Engkin tiba-tiba ambruk tak sadarkan diri. Sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pun terkejut, dan menghentikan kegiatannya beberapa saat untuk menolongnya.

    Engkin pun langsung dibawa ke sebuah klinik di daerah tersebut untuk dilakukan pemeriksaan dan pertolongan.

    Menurut keterangan Kapolsek Wanaraja Resor Garut Kompol Tommy Widodo Arief, setelah diperiksa petugas medis, Engkin dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung.

    Rekan maupun pihak keluarga Engkin pun kaget dengan kejadian tersebut. Mereka menduga Engkin meninggal karena kelelahan terkait kegiatan Pilkada.

    Namun pihak keluarga menyatakan ikhlas atas peristiwa tersebut. Apalagi sebelumnya diketahui Engkin memiliki riwayat penyakit yang mengharuskannya tak boleh terlalu mengalami kelelahan.

    Setelah dilakukan pengurusan jenazah di rumah Ketua RW 07 yang juga saudaranya, jenazah kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

    Meninggalnya Engkin yang telah bertugas sebagai anggota Linmas selama sekitar 25 tahun di Desa Babakan Loa tersebut tak membuat pelaksanaan pemungutan suara di TPS 06 Desa Babakan Loa terhenti. Namun menyusul kejadian tersebut, sejumlah orang pun berdatangan melayat rumah keluarga Engkin. Antara lain isteri Bupati Garut Rudy Gunawan, Diah Kurniasari.

    Atas perisitwa tersebut, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut pun menyatakan turut berbela sungkawa, dan akan memberikan santunan sebagai ungkapan terima kasih atas jasa Engkin turut melakukan pengamanan demi kesuksesan Pilkada Serentak 2018.

    Sekretaris KPU Garut Ayi Dudi Supriadi mengatakan pihaknya segera melakukan takziah sekaligus memberikan santunan kepada keluarganya.

    “Almarhum meninggal saat menjalankan tugas negara. Kami berharap pihak KPPS, PPS dan PPK juga segera meminta komsen kematian kepada pihak pemerintahan setempat dan segera melaporkannya kepada KPU Garut,” ujarnya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT