• Ridwan Kamil Harus Segera Bentuk Tim Transisi

    Oleh : Rianto Nurdiansyah09 Juli 2018 20:09
    INILAH, Bandung-Pakar politik dan pemerintahan Universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf mengatakan, keberadaan tim transisi sangat penting untuk sinkronisasi program Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena itu, Langkah pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang rencananya akan membuat tim ini dinilai sudah tepat.

    Kata Asep, tim transisi sangat diperlukan agar janji dan program pemangunan Ridwan-Uu bisa segera terealisasi. "Ini penting, karena dari sekia banyak program, harua dibuat kejelasannya, agar efektif," kata Asep saat dihubungi, Senin (9/7).

    Hanya saja, dalam penyusunan tim transisi harus ada dilakukan secara bersama antara gubernur terpilih dan wakilnya. Karena itu adalah wujud harmonisasi. Menurut dia hal ini pun penting agar seluruh janji kampanye yang disampaikan bisa terwujud.

    "Itu satu paket. Jangan one man show, jangan single fighter. Wakil juga harus diajak bicara," katanya.

    Dia sampaikan, calon wakil gubernur pun turut menyampaikan janji dan program pembangunan saat kampanye kemarin.

    "Jangan sampai nanti masyarakat menagih janji wakil gubernur karena tidak diakomodir," katanya.

    Dia juga mengimbau calon Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum agar lebih aktif dalam menyampaikan gagasan kepada Ridwan Kamil. "Karena Pak Uu juga sudah memberikan janji-janji. Janji-janji itu harus dibahas dan disampaikan ke dinas-dinas," katanya.

    Lebih lanjut Asep katakan, idealnya tim transisi ini diisi oleh pihak-pihak yang merumuskan janji dan visi misi pasangan Ridwan-Uu. Sebagai orang dekat dan pakar yang memahami betul kepemimpinan Ridwan-Uu, mereka wajib masuk ke dalam tim tersebut.

    "Timsesnya harus masuk. Karena di awal mereka yang menelaah, meneliti. Jadi tahu mana yang perlu diselaraskan dengan program pemprov saat ini, mereka yang tahu filosofi kenapa program ini muncul," katanya.

    Selai itu, dia katakan, bisa juga memasukan kalangan akademisi dan struktur di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Seperti Bappeda, Sekda.

    Dia membeberakan, tim transisi ini berfungsi untuk mengkonfirmasi, mengklarifikasi, mengkoreksi, dan merekomendasi janji-janji kampanye yang akan direalisasikan. Konfirmasi kepada gubernur-wakil gubernur terpilih ini penting untuk memastikan tidak ada janji kampanye yang terlewat.

    Adapun klarifikasi diperlukan untuk menanyakan kembali kepada gubernur-wakil gubernur terpilih akan maksud dan tujuan program yang diusung.

    "Lalu koreksi, yang kurang dimasukkan, atau mengganti program lama dengan yang baru. Lalu tim transisi ini merekomendasikan program-program yang diselaraskan tadi kepada pemprov," katanya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT