• Headline

    Artis Dangdut Pantura Cirebon Ramaikan Pileg 2019

    Oleh : erika18 Juli 2018 16:27
    INILAH, Cirebon- Sejumlah artis dangdut pantura Cirebon mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

    Diana Sastra bukan sebuah nama sembarangan di dunia dangdut pantura Cirebon. Dia diketahui menjadi salah satu artis dangdut pantura yang kini turut mendaftar sebagai bacaleg.

    Diana Sastra yang pantas menyandang sebutan ratu pantura dengan salah satu lagu hitsnya berjudul Pemuda Idaman dan Juragan Empang ini diusung Partai NasDem. Dia menjadi bacaleg DPR RI untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Cirebon dan Indramayu.

    Penyanyi yang identik dengan rambut panjang gimbalnya ini memiliki visi untuk berkesenian secara unik dan positif. Dia pun bercita-cita membuat program seni dan budaya di pantura Jawa Barat lebih masif, salah satunya dengan membentuk wadah apresiasi seni atau bakal disingkat wapres.

    "Pentas seni rakyat ditonton gratis dan itu akan digulirkan terus," ungkapnya.

    Menurutnya, hingga kini kesenian dan budaya Cirebon masih kurang dikenal. Bahkan, dalam kehidupan sehari-hari, para seniman Cirebon masih hidup dari karya, tanpa penghasilan tetap.

    Selama ini, imbuhnya, aktivitas seni dan budaya Cirebon tak banyak didengar di luar daerah. Hanya kalangan tertentu saja yang menikmati karya seni budaya Cirebon. Lain halnya dengan publik pantura sendiri yang terbilang 'kenyang' dengan karya seniman pantura.

    Tak hanya mengenalkan seni dan budaya, Diana juga mengaku tengah berjuang menepis kesan negatif terhadap penyanyi dangdut pantura. Hingga saat ini, dia mengaku masih kerap mendengar dan melihat penyanyi dangdut berpenampilan seksi.

    Sementara, penampilan seksi tak jarang dimanfaatkan segelintir orang untuk dieksplos melalui media sosial. Bahkan, tak sedikit penyanyi dangdut yang kerap dilecehkan saat manggung.

    "Saya sendiri miris, apalagi kondisi itu dialami penyanyi perempuan yang kategorinya masih butuh jam terbang. Padalah, ketika suara bagus, cukup diasah dan tetap mengedepankan kesenian yang unik tapi positif," tuturnya.

    Dengan visi itu, Diana pun berharap cita-citanya kelak tercapai. Kesenian pantura pun dapat lebih dikenal sebagai kesenian yang 'terhormat'.

    Selain Diana Sastra, penyanyi dangdut pantura lain yang turut mendaftar sebagai bacaleg yakni Rudihanto atau yang dikenal dengan nama panggung Rudi Setro. Rudi mendaftarkan diri sebagai bacaleg DPRD Kota Cirebon untuk Dapil Kecamatan Kejaksan dan Lemahwungkuk dengan diusung PAN.

    "Saya merasa terpanggil melihat masyarakat, khususnya di kawasan pesisir Cirebon, yang kurang sejahtera," ungkap Rudi yang dikenal dengan salah satu lagu hitsnya berjudul Pahit Putusane.

    Melalui jejaring seni dan budaya, Rudi berjanji bakal mengoptimalkan potensi generasi muda, khususnya yang berada di kawasan pesisir. Dirinya bertekad bersama unsur masyarakat lain mengurangi kenakalan remaja agar tak terjerumus pada perilaku kriminal, seperti geng motor maupun narkoba.

    Artis yang pernah menerima penghargaan tembang pantura terpopuler tahun 2017 ini mengatakan, salah satu upaya mengajak anak muda pesisir Kota Cirebon ke arah positif yakni dengan meningkatkan beragam kegiatan seni budaya. Untuk ini, dia juga akan menggandeng sejumlah sanggar guna membantu menggali potensi anak muda dan menyalurkan bakat mereka.

    "Seni punya karakter memperhalus perilaku. Ini saya alami sendiri, saya tumbuh dan besar di lingkungan yang keras. Tapi setelah saya mempelajari kesenian, karakter kerasa saya hilang," bebernya.

    Meski tergolong baru dan mesti berhadapan dengan bacaleg yang berasal dari petahana, Rudi mengaku optimistis dapat meraup suara. Dirinya menargetkan perolehan suara sekitar 70% dari total 2.000-2.500 pemilih di Dapil 1 Kota Cirebon[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT