• Headline

    Minim Standardisasi Keamanan, Pom Mini di Purwakarta Disoal

    Oleh : Asep Mulyana07 Agustus 2018 12:14
    INILAH, Purwakarta - Usaha penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menggunakan fasilitas Pom Mini di Kabupaten Purwakarta menuai persoalan. Pasalnya, tingkat standardisasi keamanan jenis usaha tersebut dinilai sangat minim.

    Selain itu, banyak di antaranya tak mengantongi izin dari instansi terkait. Kondisi tersebut, salah satunya seperti yang terjadi di Kecamatan Plered. Di wilayah itu, ada puluhan pelaku usaha Pom Mini yang diduga tak mengantongi izin usaha.

    Camat Plered Rustaman Arifin tak menampik persoalan tersebut. Memang, kata dia, saat ini di wilayahnya banyak bermunculan puluhan pelaku usaha Pom Mini. Namun, pihaknya tak tahu menahu apakah para pelaku usaha PomMini ini berizin atau tidak.

    "Hasil pendataan jajaran kami sih, tercatat ada 36 Pom Mini di wilayah kami. Sayangnya, tidak satupun dari para pelaku usaha ini yang melakukan koordknasi dengan kami terkait usaha yang mereka jalani," ujar Rustam kepada INILAH, Selasa (7/8/2018).

    Dengan kata lain, sambung dia, sampai saat ini pihaknya tidak tahu siapa yang menangani hal tersebut. Karena, tidak ada konfirmasi sama sekali ke pemerintahan di kecamatan. Tahu-tahu, mereka sudah berdiri dan beroperasi.

    Dalam hal ini, ada yang lebih dikhawatirkan pihaknya. Pihaknya menilai, tingkat standar keamanan dari puluhan pom mini yang saat ini berdiri itu sangat minim dan rentan terhadap segala kemungkinan buruk yang kapan saja bisa terjadi.

    "Jika terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan maka saya angkat tangan, dan itu menjadi tanggung jawab pengelola pom mini masing-masing," tegas dia.

    Dirinya mengimbau kepada seluruh pengelola pom mini ini, agar secepatnya melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, menempuh segala prosedur perizinan usaha yang semestinya demi kelancaran usaha yang mereka jalani.

    "Silakan berkoordinasi dengan pihak instansi terkait, terutama kepada pihak perdagangan intinya, dan untuk segala safety karena khawatir akan terjadinya kecelakaan silahkan berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran terdekat," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT