• Peduli Lombok, Jurnalis Cirebon 'Gerebek' Instansi Pemerintah

    Oleh : erika07 Agustus 2018 15:42
    fotografer: Erika Lia Lestari
    INILAH, Cirebon- Prihatin dengan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), para pekerja pers di Wilayah Cirebon yang menyebut diri Jurnalis Cirebon bersama Komunitas Pena Peduli 'menggerebek' sejumlah instansi pemerintahan di Kabupaten Cirebon, Selasa (7/8/2018).

    Bertajuk 'Spontan Sosial untuk Lombok', penggerebekan dilakukan dalam rangka pengumpulan donasi dilakukan para jurnalis dengan mendatangi sejumlah instansi pemerintahan, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, seperti Kantor Bupati, Gedung DPRD, Polres Cirebon, dan lainnya. Sesuai tajuknya, pengumpulan donasi dilakukan spontan dengan menghampiri langsung sebagian orang yang ditemui di instansi-instansi tersebut.

    Tak sedikit pegawai pemerintahan yang terkejut dengan kedatangan para jurnalis Cirebon. Meski begitu, setelah mengetahui maksud dan tujuan kedatangan, mereka pun selanjutnya menyambut para jurnalis dan berdonasi.

    Tak hanya pegawai pemerintahan, Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra, pun turut berdonasi. Selain itu, sejumlah anggota dewan juga tak segan merogoh koceknya dalam aksi sosial tersebut.

    Koordinator aksi, Faisal Nurathman mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif para jurnalis Cirebon yang lahir karena keprihatinan atas musibah yang dialami para korban gempa. Di antara korban gempa, diketahui ada pula yang berprofesi sebagai jurnalis.

    "Maka, sebagian donasi ini rencananya akan kami salurkan pula bagi rekan-rekan jurnalis di Lombok yang menjadi korban gempa," tuturnya di sela kegiatan.

    Rencananya, pengumpulan donasi akan dilanjutkan keesokan hari di lokasi berbeda. Selain mengumpulkan donasi dengan mendatangi langsung donatur, pengumpulan juga dapat dilakukan melalui transfer ke rekening bank milik Komunitas Pena Peduli. Komunitas ini sendiri beranggotakan para penulis, sebagian jurnalis Cirebon, yang memfokuskan pada kegiatan-kegiatan sosial.

    Menurut Faisal, seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui badan amal yang terdaftar. Dia meyakinkan, seluruh donasi akan disalurkan kepada korban gempa.

    "Dalam proses pengumpulan donasi, kami berupaya transparan. Seluruh donasi yang terkumpul selanjutnya akan kami salurkan kepada warga Lombok," tegasnya.

    Salah seorang jurnalis lain yang turut dalam aksi, Suhanan mengaku, aksi sosial semacam itu layak dilakukan kalangan manapun kala musibah menimpa sesama. Dia berharap, bantuan yang dinilainya masih belum seberapa itu dapat membantu para korban gempa di Lombok.

    "Sesekali di sela kesibukan kita sebagai jurnalis, luangkanlah waktu untuk peduli terhadap sesama. Kegiatan ini juga di sisi lain mempererat silaturahmi antar jurnalis yang bertugas di Cirebon," ungkapnya.

    Sementara, Bupati Sunjaya yang turut menjadi sasaran 'penggerebekan' dalam kesempatan itu mengapresiasi inisiatif para jurnalis Cirebon dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama. Dia pun mengimbau seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Cirebon memedulikan kondisi warga Lombok yang menjadi korban gempa.

    "Saya imbau para pegawai menyisihkan sebagian hartanya untuk sesama. Bisa melalui Jurnalis Cirebon atau lembaga amal lain," katanya.

    Lebih jauh dia pun mengungkapkan keprihatinan atas korban gempa Lombok dan mendoakan keadaannya segera membaik.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT