• Pesantren Perlu PHBS

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar14 Agustus 2018 18:40
    INILAH, Garut- Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan membiasakan berperilaku sehat, di lingkungan pondok pesantren (ponpes) dan sekolah pun perlu diterapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    Terlebih, dalam sepuluh tahun terakhir menunjukkan adanya perubahan pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tak menular akibat perubahan pola gaya hidup masyarakat.

    Hal itu mengemuka pada Kampanye Kesehatan digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat kerjasama Dinkes Garut di Ponpes MBS Al Furqon Cibiuk Garut, Selasa (14/8/18).

    ”Di lingkungan Pesantren pun harus diterapkan PHBS, sehingga para santri, pembina, guru, semua pengurus, dan keluarga pesantren dapat terjaga kesehatannya. Apalagi santriwati, calon ibu yang akan menentukan generasi ke depan, harus benar-benar dijaga kesehatannya," ingat Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Garut Eulis Dahniar.

    Diharapkan dengan membiasakan PHBS maka yang sehat akan tetap terjaga kesehatannya, dan yang sakit pun dengan cepat dapat sehat kembali.

    Melalui PHBS, dapat dikenali masalah kesehatan, cara mengatasi, memelihara, meningkatkan, dan melindungi kesehatan sendiri.

    Menurut Eulis, cara mudah menuju sehat di lingkungan pesantren antara lain dengan mengindari kebiasaan membuang sampah sembarangan termasuk membuang sampah ke sungai. Jangan merasa nyaman di lingkungan banyak sampah.

    Jangan biarkan ada tempat perindukan nyamuk. Hindari perilaku tidak sehat atau jorok, merokok, memakai narkotika psikotropika zat adiktif, tato dan jauhi seks bebas.

    "Sehat itu murah. Yang mahal ketika sakit menuju sehat. Makanya mencegah itu lebih baik, sejalan PHBS di sekolah pesantren," ujar Eulis.

    Ada beberapa indikator untuk mengukur PHBS di pesantren. Antara lain kebersihan perorangan (badan, pakaian dan kuku), penggunaan air bersih, kebersihan tempat wudlu, dan penggunaan jamban sehat. Juga, kebersihan asrama, kepadatan penghuni asrama, kebersihan ruang belajar, aktivitas fisik, tak merokok, dan makanan bergizi seimbang.


    TAG :


    Berita TERKAIT