• Headline

    Hewan Kurban Tak Layak Ditemukan di Indramayu

    Oleh : erika14 Agustus 2018 20:26
    Ilustrasi
    INILAH, Indramayu- Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu memeriksa hewan-hewan kurban demi memastikan kondisi kesehatan dan kelayakannya.

    Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah penjual hewan kurban. Sejauh ini, petugas mendapati adanya domba yang menderita penyakit pada bagian mulut dan mata.

    Petugas juga menemukan sapi yang belum cukup umur, yang ditunjukkan dari belum tanggalnya gigi hewan bersangkutan.

    Terhadap hewan-hewan yang sakit, petugas meminta penjual memisahkannya dengan hewan lain. Hewan yang sakit disyaratkan untuk diobati lebih dulu hingga betul-betul sehat, sebelum dijual kepada konsumen.

    Sementara, hewan yang belum cukup umur dilarang dijual untuk kepentingan kurban.

    Sementara itu, hewan kurban yang sehat dan cukup umur diberi kalung sebagai tanda kelayakan. Para calon pembeli sendiri diingatkan membeli hewan yang telah memiliki kalung karena dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.

    Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu, Joko Pramono menyatakan, pemeriksaan dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang dijual para pedagang.

    Hal semacam ini rutin dilaksanakan pihaknya setiap menjelang Idul Adha.

    "Dari pemeriksaan sejauh ini, sebagian besar sudah memenuhi syarat. Tapi ada juga sebagian kecil hewan yang memang kena penyakit," terangnya.

    Dia pun mengimbau para pedagang hanya menjual hewan kurban yang sehat dan layak. Di sisi lain, pedagang pun diminta tak menjual hewan kurban dengan harga mahal dengan harapan akan lebih banyak masyarakat bisa berkurban.

    Sementara itu, warga menyayangkan masih adanya penjual yang menawarkan hewan kurban berkondisi tak sehat maupun belum cukup umur. Pihak terkait diharapkan tak henti mengawasi penjualan hewan kurban agar tak ada yang merasa dirugikan.

    "Kasihan kalau sampai hewan belum cukup umur atau sakit diperjualbelikan, kan tidak layak. Seperti ada kesalahan kalau sampai membeli hewan kurban yang tidak layak. Semoga pihak terkait terus mengawasinya," tutur Bagus, seorang warga Kabupaten Indramayu.

    TAG :


    Berita TERKAIT