• Anggota Polres Cirebon Kota Kritis Dianiaya

    Oleh : erika20 Agustus 2018 17:44
    INILAH, Cirebon- Seorang anggota Polres Cirebon Kota kritis setelah dianiaya orang tak dikenal, Senin (20/8) dini hari. Aparat Polres Cirebon Kota maupun Polda Jawa Barat pun mengklaim masih mengejar pelaku.

    Berdasarkan informasi, korban penganiayaan bernama Brigadir Angga Dwi Turangga, seorang anggota Satuan Sabhara Polres Cirebon Kota. Korban diketahui diserang kala melintas di sekitar Jalan Diponegoro, Kota Cirebon, sekitar pukul 02.00 WIB.

    Brigadir Angga yang saat itu mengenakan seragam lengkap berhenti di sebuah pencucian motor dan mobil untuk menyapa temannya. Tiba-tiba dari belakang korban diserang orang tak dikenal yang diduga berjumlah dua orang menggunakan benda tajam maupun benda tumpul.

    Korban diketahui sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri, namun dikejar pelaku hingga ke halaman rumah warga. Kedua pelaku kemudian melarikan diri mengendarai sepeda motor.

    "Korban menderita luka sampai berlumuran darah di bagian kepala, lengan, dan tubuhnya," ungkap seorang saksi di lokasi kejadian, Ibnu Pamungkas (45).

    Ibnu dan warga lain pun selanjutnya mengevakuasi korban ke rumah sakit. Kondisi korban sendiri saat ini dikabarkan kritis akibat mengeluarkan banyak darah.

    Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana tak menampik kejadian itu yang sejauh ini diduga merupakan tindak kriminal murni. Meski begitu, pihaknya masih menyelidiki pelaku maupun motifnya.

    "Pelaku dan modusnua masih dalam penyelidikan," ucap Umar di Mapolres Cirebon Kota, Senin (20/8).

    Tim gabungan dari Polda Jabar maupun Satreskrim Polres Cirebon Kota pun tengah menangani kasus tersebut. Sejauh ini, dia menyebut, lima saksi telah diperiksa demi mengungkap kejadian ini.

    Tidak hanya itu, sejumlah barang bukti juga turut diamankan, di antaranya pakaian korban, jejak sepatu, bekas darah, dan lainnya, yang diambil dari lokasi kejadian. Disinggung terkait hilangnya senjata api (senpi) milik korban, Umar meyakinkan masih menyelidikinya, termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

    "Petugas kami masih melakukan pendalaman," cetusnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT