• Headline

    PSU Kota Cirebon, Petahana Klaim Unggul Tipis

    Oleh : erika23 September 2018 14:49


    INILAH, Cirebon- Tingkat partisipasi pemilih pada pemungutan suara ulang (PSU) di 24 TPS se-Kota Cirebon diklaim meningkat. Sementara ini, pasangan calon (paslon) petahana, Nashrudin Azis-Eti Herawati (Pasti) disebut-sebut unggul.

    PSU di Kota Cirebon pada Sabtu (22/9) 'dipelototi' para penyelenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu dari tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan pusat. Dilaksanakan di 24 TPS di enam kelurahan yang tersebar di empat kecamatan, DPT yang tercatat 8.515 pemilih.

    Meski belum ada penghitungan pasti, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Yayat Hidayat mengklaim, tingkat partisipasi pemilih di 24 TPS pada PSU kali ini meningkat bila dikomparasikan dengan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak pada 27 Juni lalu. Dia memprediksi, peningkatan partisipasi pemilih 3-4 persen.

    "Dari laporan dan melihat fenomena kehadiran di 24 TPS, kemungkinan besar tingkat partisipasi meningkat sekitar 3-4 persen," ungkapnya di Cirebon.

    Dia pun mengapresiasi fenomena itu dan menilai pelaksanaan PSU di Kota Cirebon baik. Kondisi itu menandakan sosialisasi yang baik oleh KPU dan stakeholder terkait, bersama dua paslon sebagai peserta pemilihan wali kota-wakil wali kota Cirebon.

    Secara umum, dari hasil pemantauan langsung pihaknya, PSU telah berjalan tertib, baik, dan tanpa komplain, termasuk saat proses perhitungan suara. Antusasime warga untuk menggunakan hak pilih dalam PSU, salah satunya diungkapkan seorang warga di Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Heri Syafrudin (30).

    "Sebagai warga negara yang baik, saya tetap ikuti aturan. Ada sepuluh anggota keluarga saya yang mengikuti PSU," ungkap Heri yang tercatat sebagai salah satu dari sekitar 360 pemilih di TPS 17 Kelurahan Kesenden.

    Heri mengaku, pilihannya pada PSU Sabtu itu sama dengan pilihannya saat Pilkada Serentak 27 Juni lalu. Dia tetap meyakini pilihannya sebagai yang terbaik.

    Sebagaimana diketahui, Pilkada Kota Cirebon diikuti dua paslon, masing-masing paslon nomor urut satu, Bamunas Setiawan Boediman/Oki-Effendi Edo (Oke) dan paslon nomor urut dua yang merupakan petahana, Nashrudin Azis-Eti Herawati. Belum ada penghitungan resmi, namun Pasti menyatakan nunggul sementara berdasarkan penghitungan suara internal.

    Ketua Tim Gabungan Kampanye Pasti, Handarujati Kalamullah menyebut, Pasti unggul dengan 2.997 suara atau 50,45%. Sementara, Oke meraih 2.943 suara atau 49,55%.

    "Selisihnya 54 suara atau 0,91% di 24 TPS," ujarnya saat penghitungan cepat di Kantor Sekretariat Partai Demokrat Kota Cirebon yang juga difungsikan sebagai Kantor Sekretariat Gabungan Tim Pasti, Sabtu sore.

    Menanggapi itu, di hadapan media massa dan para pendukungnya, Azis dan Eti sempat sujud syukur. Azis menilai, PSU telah berjalan lancar, aman, dan tertib.

    "Lupakan semuanya, sekarang songsong yang baru. Semoga ini diridhoi," ucapnya.

    Sekalipun diakui perolehan suara tersebut masih sementara, dia meyakini, kelak hasil penghitungan oleh KPU pun tak akan jauh berbeda. Dia beralasan, penghitungan suara sementara itu dilakukan dengan bersumber pada C1 Plano.

    Di sisi lain, dia meyakinkan, apapun yang telah dilakukan pihak Oke, Oki dan Edo merupakan aset berharga. Dalam konteks itu, kata-kata Azis merujuk pada langkah hukum yang telah dilakukan tim paslon Oke sebelumnya hingga melahirkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melaksanakan PSU.

    "Kami tetap berterimakasih kepada Tim Oke. Apapun yang mereka lakukan adalah langkah benar, kami tetap menghormati mereka," tegasnya.

    Disinggung kemungkinan adanya gugatan kembali dari Tim Oke, Azis berkilah. Dia meyakini, para penyelengara pemilu di Kota Cirebon telah bekerja baik.

    "Kita tak perlu berandai-andai karena KPU sudah menutupi kekurangannya. KPU sudah menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam PSU ini," tuturnya.

    Dalam kesempatan terpisah, calon wali kota Cirebon, Bamunas Setiawan Boediman mengucapkan selamat kepada paslon petahana Azis-Eti (Pasti) atas keunggulan sementara pasca pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan wali kota-wakil wali kota Cirebon 2018, Sabtu (22/9).


    TAG :


    Berita TERKAIT