• KPU Kota Cirebon Luncurkan GMHP

    Oleh : erika01 Oktober 2018 14:29
    INILAH, Cirebon- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon meluncurkan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) demi meraih validitas dan kualitas daftar pemilih untuk Pemilu 2019.

    GMHP diagendakan berlaku 1-28 Oktober 2018 sehingga daftar pemilih tak berhenti di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Cirebon, Iwan Setiawan menjelaskan, GMHP merupakan tindak lanjut Surat Ketua KPU Jawa Barat Nomor 707/PL.01.2-SD/32/PROV/IX/2018 perihal Penyempurnaan DPTHP-1 pada 26 September 2018 dan serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

    "Dengan GMHP diharapkan masyarakat pro aktif mendatangi PPS, PPK, atau langsung ke Kantor KPU Kota Cirebon," terangnya.

    Dia menyebutkan, beberapa poin penting dalam GMHP di antaranya mengecek data pemilih dalam DPT, mendaftarkan diri sebagai pemilih bila menemukan namanya tak tercantum dalam DPT dengan membawa KTP-el, melapor bila mendapati pemilih yang sudah tak memenuhi syarat seperti pemilih yang meninggal dunia dan pemilih pindah domisili, segera melakukan perekaman KTP-el bagi pemilih pemula, dan melaporkan bila menemukan kesalahan dalam data diri pemilih (perbaikan elemen data seperti NKK, NIK, nama, tanggal lahir, dan lain-lain).

    Pihaknya sendiri akan menyisir berbagai tempat apabila dari poin-poin tersebut masih diketahui ada warga yang belum terdaftar atau warga yang tak masuk dalam daftar pemilih. Untuk ini, warga cukup menunjukkan KTP-el.

    "Mereka bisa membuktikannya dengan menunjukkan KTP-el," ujarnya.

    Kepala Sub Bagian Program dan Data KPU Kota Cirebon, Efar Januar Udnur menambahkan, bila pemilih tak memenuhi syarat, yang bersangkutan bisa menyampaikan langsung ke KPU Kota Cirebon. Dia mengakui, saat Pilkada Serentak 2018 masih ada perbedaan antara jumlah pemilih laki-laki dan perempuan.

    Jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHB) yang baru terdata sejauh ini sebanyak 233.621 pemilih. Data tersebut, diyakinkannya, masih akan bertambah mengingat Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) akan ditetapkan 30 hari sebelum hari pencoblosan, yakni 18 Maret 2019.

    "Kami mengimbau masyarakat agar mendaftarkan diri segera bila belum terdata," pintanya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT