• Waspada, Jantung Koroner Serang Kalangan Muda

    Oleh : Asep Mulyana16 Juni 2017 18:58
    INILAH, Purwakarta - Penyakit jantung koroner masih menjadi sumber penyebab kematian tertinggi di Indonesia setelah kanker. Bahkan, penderita penyakit yang diakibatkan penyumbatan di pembulu darah itu, sebagian besar dari kalangan muda. Dengan kata lain, warga usia produktif ternyata rentan terserang penyakit jantung.

    Seperti di Kabupaten Purwakarta, menurut Direktur RS Siloam Purwakarta, Irwan Gandana, sejak Januari hingga Mei pasien jantung yang datang berobat ke RS swasta ini ada sekitar 8.000 orang. Penderita penyakit mematikan tersebut, sebagian besar dari kalangan muda.

    "Jumlah pasien penyakit jantung yang berobat ke Siloam, memang cukup tinggi. Setiap bulannya, rata-rata mencapai 1.500 pasien. Mereka, merupakan warga Purwakarta, Subang, Karawang," ujar Irwan, Jumat (16/6/2017).

    Irwan menjelaskan, data tersebut merupakan jumlah pasien yang berobat saja. Berdeda dengan yang harus mendapat tindakan serius, misalnya pemasangan ring pada jantung, itu jumlahnya masih terbatas.

    "Jadi, masyarakat yang melakukan tindakan serius jumlahnya hanya sedikit," jelas dia.

    Mungkin, menurutnya, karena mahalnya biaya pemasangan ring yang jadi alasan. Karena, untuk pemasangan ring di jantung, minimalnya pasien harus mengeluarkan biaya Rp 50 juta. Sedangkan, untuk biaya tindakan penyakit jantung ini, BPJS belum bisa mengcover.

    "Untuk biaya pemasangan ring, belum tercover BPJS, " jelas dia.

    Sebenarnya, kata dia, sejak pertengahan 2016 lalu pihaknya telah berupaya untuk bekerjasama dengan BPJS dalam hal penanganan masalah penyakit jantung. Namun, sampai saat ini pihak BPJS belum merespon.

    Meski demikian, kata dia, khusus bagi warga Purwakarta yang menderita penyakit jantung dan harus mendapat penanganan serius, bisa berobat dengan gratis di RS Siloam. Yakni, dengan menggunakan jaminan kesehatan masyarakat Purwakarta istimewa (Jampis) yang digulirkan pemerintah setempat.

    Ditempat sama, Dokter spesialis‎ penyakit jantung di Rumah Sakit Siloam Purwakarta, dr Mira Rahmawati menambahkan, penyakit jantung bisa menyerang siapa saja. Adapun penyebab utama jantung koroner tak lain karena adanya penyumbatan di tiga pembuluh darah yang menyumplai kebutuhan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

    "Ada plak yang menyumbat di tiga pembuluh darah itu," ujar dia.

    Adapun plak yang menyumbat di pembulu‎ darah ini, antara lain sel mati, kolesterol, nikotin dan zat kapur. Menurutnya, serangan jantung koroner ini kerap menyerang warga usia 45-65 tahun. Namun demikian, warga usia 30 tahun pun rentan terserang penyakit mematikan ini.

    "Gejala awal, biasanya pasien akan merasakan nyeri di bagian dada kiri. Lalu, meluas ke lengan sebelah kiri dan leher," tambah dia

    Dia menambahkan, saat ini RS Siloam telah meluncurkan layanan Code C. Layanan yang baru berjalan sejak sepekan lalu ini, untuk memercepat pemberian tindakan terhadap pasien jantung.

    Dengan adanya layanan ini, semuanya menjadi teringrasi. Dari mulai dokter jaga di IGD, perawat, apoteker, petugas keamanan sampai petugas ICU, ICCU dan petugas ruang rawat inap harus siaga. [jek]



meikarta.. the world of ours