• Headline

    7 Alasan Mengapa Orang Tidak Suka Solo Traveling

    Oleh : Ghiok Riswoto31 Agustus 2017 09:24
    Kamu punya teman yang tak menyukai solo traveling atau kamu termasuk orang yang tak suka melakukan perjalanan sendiri?

    Banyak orang yang memutuskan liburan bersama teman, atau keluarga karena biasanya takut merasakan kesepian, meski solo traveling dipercaya dapat memberikan pengalaman berharga bagi para penjelajah dan dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika berpetualang.

    Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs yang memberikan kemudahan untuk booking hotel murah di Yogyakarta Reservasi.com, berikut tujuh alasan mengapa orang-orang memilih untuk liburan bersama teman atau keluarga dibandingkan melakukan solo traveling.

    1. Tidak Suka Makan Sendiri

    Tidak suka makan sendiri jadi alasan bagi beberapa orang enggan memilih solo traveling. Sebenarnya, jika kamu sudah terbiasa untuk makan sendiri, hal itu bukanlah hal yang sulit.

    Ketika kamu sedang solo traveling di negara asing, cobalah untuk memilih duduk di bar untuk bersantap, daripada di atas meja.

    Hal tersebut membantu kamu agar tak merasakan kesepian karena kamu bisa bertemu dan duduk bareng dengan orang sekitar dan bercengkrama. Mungkin saja, kamu bisa mendapatkan tips menakjubkan dari mereka guna menambah destinasi dalam solo traveling kamu.

    2. Kena Biaya Premium

    Perusahaan perjalanan atau pelayaran cenderung akan mengenakan retribusi kepada pelancong tunggal yang memilih kamar untuk dirinya sendiri. Biaya ini layaknya pajak penalti bagi kamu yang bepergian sendiri.

    Maka tak heran biaya jadi alasan selanjutnya kenapa orang akhirnya enggan memilih solo traveling.

    Namun, sebenarnya jika kamu mencari dengan teliti kamu bisa menemukan banyak penyedia tur yang telah merancang paket wisata untuk wisatawan tunggal.

    Tak hanya harus mencari penyedia tur secara tepat, namun kamu juga harus mencari online travel agent yang menyediakan tiket pesawat seperti tiket Wings Air, Lion Air, Air Asia, Garuda Indonesia, Lion Air dengan harga terbaik, seperti di www.reservasi.com.

    3. Tidak Ada yang Membantu Memeriksa Barang

    Kamu termasuk orang selalu butuh bantuan orang lain. Nah, ketika kamu melakukan solo traveling, kamu akan berjuang seorang diri untuk menata barang-barang dan memasukannya ke dalam koper.

    Tidak ada orang lain yang membantu kamu untuk memeriksa barang-barang, apakah sudah lengkap ataukah ada yang tertinggal. Namun, dengan kondisi seperti ini, kamu akan belajar bagaimana berkemas secara cepat, yang dapat meningkatkan rasa percaya diri dan pikiran kamu.

    4. Harus Mengandalkan Diri Sendiri

    Tentunya saat kamu bepergian bersama orang lain, ada orang lain yang membantu pekerjaan kamu. Misalkan, jika kamu melakukan pekerjaan yang tidak kamu kuasai, seperti berbicara bahasa asing, kamu bisa meminta bantuan teman traveling kamu.

    Namun, saat kamu solo traveling, kamu tidak memiliki pilihan lain selain menyelesaikan semua masalah sendiri. Baik dalam Bahasa, navigasi, konversi mata uang, dan lain-lain, hanya kamu yang dapat mengatasinya.

    5. Mengambil foto sendiri

    Bepergian seorang diri berarti lebih sedikit foto perjalanan yang dihasilkan, karena kamu tidak memiliki “fotografer pribadi” yang mengabadikan setiap momen kamu.

    Alih-alih meratapi kenyataan bahwa kamu tidak akan memiliki banyak foto untuk diunggah di Instagram, cobalah untuk berpikir positif bahwa justru ini lah momen kamu untuk menikmati perjalanan. Selain itu, selfie mungkin menjadi alternatif terbaik kamu untuk mengabadikan momen.

    6. Keamanan Tidak Terjamin

    Bepergian secara berkelompok mungkin dapat menciptakan rasa aman, dan bepergian sendiri justru dianggap menakutkan. Ketika kamu melakukan solo traveling, kamu mungkin cenderung tidak berjalan-jalan di malam hari atau menjelajahi kehidupan malam di sekitar.

    Kamu bisa mengatasinya dengan mencicipi menu bar atau restoran hotel kamu, atau bersantai menikmati keindahan sekitar dari jendela kamar hotel, yang mungkin tidak akan pernah terpikirkan ketika bepergian kelompok.

    7. Tidak Memiliki Siapapun untuk Diajak Bicara

    Apabila kamu baru saja mengalami sesuatu yang menakjubkan dan kamu tidak memiliki orang lain untuk berbagi cerita, solo traveling kamu akan terasa sepi.

    Namun, solo traveling bukan berarti kamu tidak memiliki seseorang untuk mengusir kesepian.

    Kamu bisa meluangkan waktu untuk memikirkan pengalaman-pengalaman unik yang Kamu alami tanpa gangguan, atau bermeditasi tanpa harus memperbincangkan hal yang mungkin tidak penting dengan orang lain. (***)



meikarta.. the world of ours