• Saat Boneka Butuh Obat Jerawat

    Oleh : Dery Fitriadi Ginanjar10 September 2017 22:02

    INILAH, Bandung - Selama ini kita mengenal boneka sejenis barbie sebagai mainan biasa. Meskipun harganya lumayan, tak sedikit anak-anak memperlakukan boneka tersebut alakadarnya, seperti mainan biasa.

    Namun siapa sangka boneka-boneka tersebut memiliki nilai yang mencengangkan. Bila masuk special edition atau sudah langka, harga boneka bisa mencapai jutaan rupiah.

    Tak heran muncul komunitas pecinta boneka. Di Bandung terdapat komunitas ini bernama Bandung Doll Lovers yang terbentuk akhir 2008. Meskipun anggotanya tidak terlalu banyak, mereka cukup guyub dan rajin bertemu untuk sekadar bertukar informasi atau memperbaharui boneka masing-masing.

    Ketua Bandung Doll Lovers Rustami Dewi Mustikawati menyatakan, sebagian besar anggota BDL memyukai keindahan, fashion, yang diaktualisasikan melalui boneka. Karena itu, ada yang menyukai boneka dari desain baju sehingga sering mengganti dengan berbagai model.

    “Saat ini member aktif tak lebih dari sepuluh. Kalau resminya cukup banyak. Masing-masing punya keuinikan tersendiri. Ada yang suka bonekanya, bajunya, aksesorisnya, macam-macam. Tetapi kita tetap sebagai pecinta boneka,” jelas Dewi saat ditemui di Dakken Cafe Jalan Riau Kota Bandung, belum lama ini.

    Menurut Dewi, boneka tidak melulu Barbie. Pasalnya ada jenis boneka lainnya yang cukup bernilai, yakni fashion royalty (FR). Khusus boneka tipe FR, pecinta boneka harus melakukan pemesanan kepada produsen.

    “Kesulitannya harus impor. Gak ada di Indonesia. Tak heran kita kesulitan mencari boneka yang kita mau. Apalagi kalau dilihat harga, rata-rata satu boneka bias mencapai Rp3 juta. Sementara Barbie bisa diperoleh dengan harga sekitar Rp500 ribu,” katanya.

    Selain mahal, boneka-boneka ini memiliki perawatan yang cukup rumit. Jangan sampai boneka ini berubah warna kulit. Tak heran, mereka yang mengerti boneka ini memiliki ruang penyimpanan khusus. Bahkan ada yang memberikan perawatan khusus selayaknya manusia.

    “Perawatannya, kalau kotor dibersihin pake tisu basah. Kalau luntur kulit, solusinya pakai obat jerawat yang terbukti bisa hilangkan noda. Harus dimasukin lemari kaca, pake silica gel, atau pakai AC. Jangan kena matahari terlalu lama karena warna bodi bisa menguning. Ini yang paling ditakuti,” jelasnya.

    Tak hanya perempuan, pecinta boneka pun terdapat kaum adam. Salah satunya Ryan Hermawan. Jumlahnya pun luar biasa yaitu mencapai 20-25 boneka.

    “Nemu komunitas ini, lalu gabung dan suka. Ya keterusan. Bahkan ada rencana nambah boneka berdasarkan info saat ngumpul atau melalui media social,” kata Ryan.

    Dia menuturkan, bermain boneka sebenernya sebuah hobi sekaligus investasi. Karena kalau sudah langka, harga boneka akan bergerak naik setiap tahun.

    “Barbie saya awalnya seharga Rp400 ribu pada tahun 2011, sekarang sudah di atas Rp1,5 juta. Langka banget. Habisnya ya oleh kolektor seperti kita,” katanya. [jek]