• Persib Populer Saat Liga Perserikatan

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri30 Desember 2016 00:50
    •  Share
    MANTAN Pelatih Persib, Nandar Iskandar, mengatakan pamor skuat Maung Bandung sudah sangatlah besar sejak era Liga Perserikatan. Sehingga dalam setiap laga kandangnya dipastikan bakal dipadati bobotoh.

    Dituturkan Nandar, walaupun saat itu terdapat kompetisi Galatama yang diklaim lebih profesional, namun masyarakat Bandung dan Jawa Barat justru lebih senang menonton Liga Perserikatan yang menjadi perhelatan bagi skuat Persib.

    "Waktu itu, Galatama walaupun bayaran tapi sepi penonton, paling kalau Bandung Raya atau pas di Bandung ada pertandingan, paling panitia ajak penonton pinggir jalan. Beda kalau Persib main paling tidak 20 ribu yang nonton," ucap Nandar.

    Di balik kegagalan Persib menjuarai Liga Perserikatan musim 1984/1985 lalu, kemudian adanya pergantian ketua umum dari Solihin GP ke Ateng Wahyudi, hingga saat ini Nandar tidak bisa melupakan aksi bobotoh di Senayan (Gelora Bung Karno).

    Nandar mengaku, sangat takjub dengan dukungan yang diberikan bobotoh, dia melihat puluhan ribu bahkan mungkin hingga ratusan ribu suporter Persib hadir di Senayan. Dia mengklaim momentum itu menjadi catatan sejarah dalam dunia pesepakbolaan Indonesia sebagai penonton terbanyak di sebuah pertandingan.

    "Di situ ada peristiwa jumlah penonton terbanyak di senayan tahun 1984/1985, kita gagal pulang ke Bandung pak Solihin GP diganti sama Ateng Wahyudi," tandasnya. (asep pupu/ddy)


-->