• Headline

    Kiper Arema Meninggal, Dokter Persib Ingatkan Pemain Perhatikan Kesehatan

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri11 Januari 2017 21:04
    INILAH, Bandung - Dokter tim Persib, Raffi Ghani mengingatkan kepada seluruh pemain untuk menjaga kesehatannya masing-masing, terlebih saat menjalani masa liburan. Kejadian terhadap Ahmad Kurniawan yang meninggal dunia pada Selasa (10/1) kemarin diharapkannya bisa menjadi contoh.

    Raffi tidak bisa berbicara banyak soal meninggalnya kiper Arema FC tersebut. Namun, dari beberapa media massa di Malang menyebutkan Ahmad terkena komplikasi jantung, asam lambung, sampai gangguan pernapasan.

    "Saya gak bisa komentar, soalnya kan nggak tahu riwatnya. Jadi intinya hanya mengingatkan saja jadi pelajaran untuk pemain Persib agar lebih menjaga kondisi tubuhnya di saat libur," ucap Raffi di mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (11/1).

    Dipaparkan Raffi, khusus untuk penyakit jantung, bisa menyerang siapapun tanpa membedakan usia ataupun aktifitas kesehariannya. Sehingga, dia mengimbau para pemain Persib untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.

    Raffi tidak terlalu khawatir dengan kondisi kesehatan personel Persib di musim 2016 lalu, lantaran sudah mengetahui rekam medis setiap pemainnya. Dia juga yakin para penggawa Maung Bandung sudah sangat memahami cara memelihara kebugarannya.

    "Jadi untuk kesehatan untuk penyakit jantung bisa menyerang usia berapapun, makanya itu pentingnya menjaga kebugaran juga mengetahui denyut nadi maksimal. Jadi ketika latihan dilihat mana yang intensitasnya tinggi juga mana yang harus diturunkan intensitasnya," bebernya.

    Kejadian memilukan terjadi pada 2013 silam, di mana kala itu striker Pelita Bandung Raya (PBR), Sekou Camara terjungkal usai mengikuti latihan di Stadion Siliwangi. Setelah dibawa ke rumah sakit pemain asal Mali itu diketahui terkena serangan jantung.

    Dari informasi yang diterima Raffi, kabarnya sebelum mengikuti latihan bersama PBR, Camara mengkonsumsi minuman berenergi yang di dalamnya mengandung zat yang membuat denyut jantung meningkat drastis.

    "Jadi pada saat latihan sih, waktu itu juga ada Camara, ternyata setelah dilihat dia sebelum latihan mengkonsumsi minuman sejenis energi drink yang bisa meningkatkan denyut jantung, mungkin pada saat latihan kan cukup berat, jadi denyut jantungmya semakin tinggi, jangankan pemain sepakbola orang biasa juga bisa kena," ulasnya.

    Oleh karenanya, Raffi mengingatkan kepada personel Maung Bandung untuk menjaga kesehatannya saat liburan. Dia juga mengimbau para pemain Persib agar menjalankan progran yang diberikan oleh tim pelatih.

    Raffi percaya, sebagai pemain profesional Atep dkk tidak akan sampai lalai dalam menjaga kondisi fisiknya. Dia yakin pemain skuat Maung Bandung bisa memertahankan level kebugarannya saat kembali berkumpul pada 16 Januari mendatang.

    "Mereka dibekali untuk latihan agar kebugaran tetap terjaga. Tetap selama libur latihan harus rajin, istirahat cukup, asupan makanan diperhatiin," tandasnya.



meikarta.. the world of ours