• Headline

    Gadis Makassar Ini Tak Pernah Ketinggalan Nonton Persib

    Oleh : Rianto Nurdiansyah20 Maret 2017 22:15
    INILAH, Bandung-Masyarakat Jawa Barat sudah lazim menggemari Persib Bandung. Namun ada juga masyarakat yang tak memiliki garis keturunan Sunda mencitai tim kebanggan bobotoh ini.

    Adalah Vinli Novianti Lili Tarukkada, salah contohnya. Loyalitas Wanita asal Makassar kelahiran 14 November 1993 ini kepada Persib boleh diadu dengan bobotoh lain.

    Vinli bercerita soal pertama kali memggemari Maung Bandung. Bermula saat dia ikut kakaknya pindah ke Cikarang, Kabupaten Bekasi. Itu saat Vinli masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    "Sejak SMP saya suka Persib. Awalnya diajak Kakak nonton ke stadion, trus diajak nonton bareng kalau Persib main away," ujar Vinli.

    Kecintaanya kepada Maung Bandung kian tumbuh, setelah lulus SMA dia memilih kuliah di Kota Bandung. Kemudian Vinli mulai mengenal bobotoh lainnya yang menurutnya berperilaku sopan. Karena itu, dia semakin menggemari Persib dan jarang absen di Stadion kala tim idolanya itu tampil

    "Itu tahun 2012, saya memilih kuliah di Bandung pertama emang Bandung 'enakeun' dan bobotohnya juga 'balageur pisan'," ucapnya.

    Bertepatan dengan itu dia juga merapat pada salah satu organisasi bobotoh Viking Girl dan mulai gemar mendampingi Persib dia laga-laga tandang. Mendapat hadangan atau intimidasi dari oknum suporter lain sudah biasa dia rasakan. Seperti saat pulang mendukung Persib di final Indonesia Super League (ISL) 2014.

    Kala itu tim kebangaanya tampil di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Mobil yang ditumpangi Vinli mendapat teror di salah satu pendukung tim di Indonesia di Jakarta.

    "Ada beberapa hadangan yang mengharuskan mobil yang kami tumpangi hancur. Saya tidak mengerti, kenapa mereka bisa seberingas itu. Saya pikir, itu tindakan kampungan," ucapnya.

    Beruntung, kala itu Vinli dan teman-temannya bisa lepas dari amukan oknum suporter yang tak terkendali. Namun momen itu tak pernah dia lupakan.

    "Waktu itu kaca mobil hancur tap beruntung, mereka masih punya hati karna kami ber 3 (2 perempuan 1 laki-laki) akhirnya mereka melepaskan kami walaupun mobil rusak," imbuhnya.

    Tak hanya itu, ada kejadian lainnya yang hampir mengancan Vinli. Yaitu pada tahun 2006, saat Persib melakoni laga kandang melawan Barito Putera di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kali ini bus yang ia tumpangi dengan beberapa bobotoh dilempari oleh beberapa orang yang tak beranggung jawab.

    Itu sempat membuat dia kalut lantaran hantaman batu tepat mengarah ke jendala bus tempat dia duduk. Pecahan kaca hampir saja memgenai wajahnya andaikata tak segera mengelak.

    "Di daerah Jonggol, Puncak, Bogor kalo tidak salah ada tiga orang berdiri pinggir jalan. Mereka, langsung melempari bus dengan batu dan lemparan itu pas mengenai kaca yang langsung pecah. Itu, berada tepat di depan muka saya kaca pecahnya," tuturnya.

    Walaupun mendapat ancaman selama mendukung Persib namun tak membuar dia jera. Bagaimana lagi, toh Vinli sudah menggemari Maung Bandung. Vinli masih tetap akan mendampingi klub favoritnya ini sekalipun di partai tandang.

    "Alhamdulillah, tidak ada rasa trauma. Justru saya makin loyal dari setiap kejadian yang saya alami. Ya, biarkan saja itu sebagai pengalaman. Setidaknya, saya punya kisah yang belum tentu orang lain pernah rasakan," pungkasnya. [jek]