• Mojang Berwajah Mulus Ini Ingin Makin Banyak Pemain Garut di Persib

    Oleh : Rianto Nurdiansyah16 Juni 2017 00:01
    GARUT biasanya menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang langganan menyumbangkan pemain untuk Persib Bandung. Sebut saja Zaenal Arief dan adiknya, Yandi Sofyan Munawar.

    Puspita Permata mengaku, bakal lebih bangga bilamana tim jagoannya kembali diperkuat pemain asal Garut. Pada musim 2017 ini, skuat Maung Bandung memang tak diperkuat pemain dari Garut.

    "Dari Garut kan ada Abo (Zaenal Arief) ada Yandi juga. Tapi Yandi pindah ke Bali United. Ya lebih bangga sih kalau ada orang Garut main di Persib. Mudah-mudahan ada penerus-penerusnya," harap Puspita.

    Mojang kelahiran Garut 19 Mei 1992 ini, memang sudah menggemari Persib saat duduk di bangku sekolah dasar (SD). Wajar memang, sebab hampir seluruh penghuni di rumahnya adalah maniak sepak bola.

    "Awalnya dari kecil suka nonton bola, karena di rumah cowok semua. Aku anak cewek satu-satunya," ucap bungsu dari lima bersaudara ini.

    Jarak Garut-Bandung bukan halangan bagi Puspita dalam mendukung tim Maung Bandung secara langsung. Itu dimulai saat Persib menggunakan Stadion Siliwangi sebagai venue kandang.

    Saat itu, kata dia, media sosial belum ramai seperti sekarang. Di mana kini bobotoh bisa lebih cepat mendapatkan informasi tentang pemain idola dan tim kebangaannya.

    Tapi soal loyalitas tak jauh beda. Bahkan Puspita pernah harus menghabiskan waktu 10 jam dalam perjalanan demi mendukung Persib. Itu saat Persib menjamu Arema musim 2013 silam. Kala itu, di sekitar Rancaekek yang penghubung Garut-Bandung macet parah akibat banjir.

    Namun rasa lelah itu terbayar, lantaran tim kebangaan mampu unggul dalam laga, lewat tendangan bebas Sergio van Dijk. "Pulangnya juga ke Garut subuh jam 5, macet banget. Kalau buat nonton Persib mah selagi bisa ada waktu dan rezeki ya insya Allah berangkat," pungkasnya. (rianto nurdiansyah/ddy)