• Headline

    Persib Kurang Memberikan Tekanan

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri19 Juni 2017 19:46
    INILAH, Bandung - Mantan pemain Persib, era 90-an, Yudi Guntara menilai skuat Maung Bandung masih kurang memberikan pressure yang ketat ketika lawan sedang memainkan bola. Alhasil personel lawan bisa leluasa memberikan ancaman dan bahkan menjebol gawang Persib.

    Menurut Yudi hal itu sudah seringkali ditunjukan oleh skuat Maung Bandung. Terakhir, kelonggaran tim Persib dimanfaatkan oleh Barito Putera yang berhasil menyarangkan satu gol ke gawang I Made Wirawan di partai ke-12 Liga 1 2017 lalu.

    "Terjadinya gol sama kaya lawan Bali dan Bhayangkara, tidak ada presure dari tengah. Kemarin juga Barito dari luar kotak penalti," kata Yudi saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (19/6).

    ‎Yudi menuturkan, sebetulnya permainan Barito Putera tampak biasa saja. Menurutnya skuat Maung Bandung banyak memiliki peluang untuk mengendalikan permainan, namun hal itu ternyata tak nampak dilakukan oleh anak didik coach Djanur.

    Padahal, lanjut Yudi, anak-anak Maung Bandung ‎bisa saja tampil lebih agresif, hanya saja ketika Barito Putera bermain lambat namun kesebelasan Persib juga malah semakin menurunkan tempo permainannya. Walaupun terkadang dia melihat tim berjuluk Laskar Antasari itu sudah kehilangan ritme bermainnya.

    "Barito tidak tampil istimewa, ada momen Persib bisa memanfaatkannya itu dengan menaikan tempo main cepat. Sekarang yang terjadi Persib malah memainkan tempo lambat disaat terlihat ada peluang," ujarnya.

    Sepaham dengan pernyataan coach Djanur yang tidak puas dengan kinerja lini depan Persib, Yudi juga melihat perfoma Carlton Cole jauh dari standar. Sementara untuk Sergio pun dirinya tak perlu menyatakan penilaian karena nyatanya striker naturalisasi berdarah Belanda ini hanya mampu bermain 12 menit.

    ‎"Sebetulnya boleh dikatakan tampil full tim, semua main. Namun satu kendala Sergio cedera, kemudian Cole tidak menunjukan performa bagus,‎" tegasnya.

    Guna menghadapi lawan yang semakin tangguh usai libur lebaran nanti, Yudi berharap pasukan Maung Bandung bisa lebih tajam sekalipun tidak memiliki striker murni. Setidaknya, kata dia, tim Persib mampu mengulang penampilannya seperti ketika menaklukan Sriwijaya FC lalu.

    "Minimal kan bisa waktu lawan Sriwijaya bisa tampil bagus, waktu itu Tantan striker. Buat nanti setelah lebaran minimal apa yang diperbuat coach Djanur saat lawan Sriwijaya itu dipikirkan," pungkasnya. [jek]