• Masyarakat Peduli Persikab Galang Dukungan

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha16 Juli 2017 17:09
    INILAH, Bandung - Masyarakat Peduli Persatuan Sepak Bola Kabupaten Bandung (Persikab) menggelar aksi sejuta tangan di area Car Free Day (CFD) Jalan Raya Alfathu Soreang, Minggu (16/7/2017). Aksi sejuta tandatangan ini digelar sebagai dukungan untuk kebangkitan tim kebanggan masyarakat Kabupaten Bandung Persikab yang akan berkiprah di Liga Nusantara, awal 2017 mendatang.

    Sejak pagi Masyarakat Peduli Persikab ini, terlihat diantara keramaian CFD di jalan tersebut, mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Spirit for Persikab, Kami ada untukmu Persikab" serta spanduk putih digelar untuk masyarakat yang akan membubuhkan tandatangannya sebagai bukti dukungan. Warga pengunjung CFD pun sangat antusias memberikan dukungan untuk tim sepak bola kebanggan mereka itu.

    "Sebagai warga Kabupaten Bandung tentu saja kami bangga dengan Persikab. Selain itu, menanti kebangkitan kembali Persikab agar bisa berlaga di liga profesional,"kata Wildan (29) salah seorang pengunjung CFD.

    Salah seorang koordinator Masyarakat Peduli Persikab, Asep Jembar Tohidin (40) mengatakan, kegiatan mengumpulkan sejuta tandatangan untuk Persikab ini murni datang dari masyarakat Kabupaten Bandung. Mereka ingin tim sepak bola kebanggannya bisa bangkit dan kembali berlaga. Karena kata dia, masyarakat sepak bola di Kabupaten Bandung ini memiliki potensi luar biasa. Dimana bibit muda potensial banyak tersebar di 31 kecamatan. Selain itu, Kabupaten Bandung juga memiliki fasilitas stadion sepak bola yang cukup megah yakni Stadion Si Jalak Harupat.
    "Fasilitas stadion kita punya dan sangat megah berstandar internasional. Begitu juga dengan bibit-bibit pesepak bola kita cukup potensial, buktinya banyak warga Kabupaten Bandung yang saat ini bermain di liga profesional, tapi sayangnya Persikab sendiri malah vakum. Kami sebagai masyarakat Peduli Persikab ingin melihat tim kesayangannya berlaga kembali,"kata Asep disela aksi.

    Selain di CFD Jalan Raya Alfathu, kata Asep, aksi serupa juga digelar oleh Masyarakat Peduli Persikab di kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung. Diantaranya di Kecamatan Cileunyi dan Pasirjambu serta semua kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung. Karena memang gerakan sejuta tandatangan ini murni datang dari masyarakat yang gandrung ingin melihat tim kebanggannya kembali merumput di lapangan hijau.

    "Gerakan ini dilakukan atas kesadaran dan kecintaan kami kepada Persikab. Kami ada disemua kecamatan mulai dari ujung Kabupaten Bandung di Nagreg hingga ujung Ciwidey. Kami juga mengajak semua lapisan masyakat Kabupaten Bandung untuk sama-sama memberikan dukungannya,"ujarnya.

    Asep melanjutkan, Masyarakat Peduli Persikab ini, tidak akan ikut campur dalam pembentukan caretaker Persikab hingga terbentuk manajemen yang kukuh. Namun, ia berharap Pemerintah Kabupaten Bandung konsisten dalam memberikan dukungan bagi tim yang pernah diperkuat oleh striker Persib, Tantan ini.
    Sebelumnya, Persikab vakum pascadualisme di tubuh PSSI pada 2012 lalu. Tim Dalem Pananjung ikut tertidur seiring dengan diberhentikannya Liga Primer Indonesia yang ketika itu digadang-gadang menjadi "tandingan" bagi Liga Super Indonesia.

    "Kami melakukan aksi seperti ini, untuk membangkitkan kembali Persikab. Karena jangan sampai kalah sama daerah lain, masa Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat saja yang merupakan pecahan dari Kabupaten Bandung saja punya tim sepak bola," ujarnya.

    Kata dia, Persikab memiliki fasilitas penunjang yang meyakinkan untuk menggelar latihan atau pertandingan, yakni Stadion Si Jalak Harupat. Persikab pun memiliki nilai historis karena telah terbentuk sejak 1963 lalu.

    "Sayang bila dibiarkan, seandainya bangkit kembali, bukan tidak mungkin akan keluar bibit-bibit pemain muda nan berbakat muncul dari setiap pelosok di Kabupaten Bandung, contoh saja Aang Suparman, Jajang Sukmara, M Natshir dan yang lainnya," katanya.

    Berbagai upaya, sebelumnya telah dilakukan oleh Masyarakat Peduli Persikab termasuk menemui kepala daerah. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kelompok suporter resmi untuk Persikab.

    "Dulu ada suporter Lulugu, Green Wolf, Joker, sekarang apa yang kami lakukan atas nama aspirasi masyarakat Kabupaten Bandung yang ingin Persikab kembali bangkit,"kata Fitra Lingga Muslim, koordinator aksi lainnya. [jek]