• Rawan Jika Rekrut Pelatih di Tengah Kompetisi

    Oleh : Rianto Nurdiansyah17 Juli 2017 07:33
    TEKAD Djadjang Nurdjaman sudah bulat lengser dari kursi pelatih Persib Bandung. Lantas siapa yang bakal menggantikan perannya? Eks Penggawa Maung Bandung era 1990-an Yudi Guntara, ikut memberikan saran mengenai pelatih kepala yang akan menukangi Persib selanjutnya.

    Lebih baik, kata dia, selama menuntaskan pentas di Liga 1 2017, tak perlu buru-buru merekrut pelatih kepala. "Kalau menurut saya untuk sisa putaran pertama dan putaran kedua tidak usah merekrut pelatih dulu," ujar Yudi.

    Ada baiknya, kata dia, memberikan mandat kepada asisten pelatih untuk maju sebagi pelatih kepala. Dalam hal ini, yaitu Herrie Setyawan yang memang pada beberapa laga sempat memimpin sebagai juru taktik. "Yang perlu diperhatikan, sudah saja Herrie Setyawan yang dipercayakan," ucapnya.

    Alasannya, menurut Yudi, Herrie dan jajaran asisten lainnya pasti sudah hapal dengan karakter para penggawa Maung Bandung. Demikian tinggal meneruskan tugas Djanur -sapaan Djadjang Nurdjaman, dengan komposisi yang sudah ada. "Semua karakter pemain yang tahu itu kan Herrie Setyawan, Asep Sumantri, Anwar Sanusi dan Yaya Sunarya," jelasnya.

    Bilamana mendatangkan pelatih anyar, kata dia, sudah pasti membutuhkan penyesuaian lebih dulu dengan tim. Menurut dia, hal ini menjadi masalah klise, dimana pelatih kelas Dunia pun selalu membutuhkan waktu beradaptasi untuk meracik tim baru.

    "Mau pelatih kelas Dunia juga kan harus komunikasi dan adaptasi dulu dengan para asistennya. Nanti kalau terjadi apa-apa yang alasannya itu, butuh adaptasi," katanya.

    Sebelumnya, Yudi pernah memberikan saran kepada Djanur agar tidak tergesa-gesa memutuskan lengser. Namun apa boleh buat, saat ini keputusan Pelatih asal Majalengka tersebut sudah bulat. "Kalau merasa dirinya belum mampu membawa Persib bangkit silahkan saja," pungkasnya.

    Saat ini Maung Bandung masih bertengger di posisi ke-12 pada tabel klasemen sementara Liga 1 2017. Dengan raihan 20 poin dari 15 laga yang sudah dilewati pada putaran pertama. Itu hasil dari lima kali menang, seri dan kalah. (rianto nurdiansyah/ddy)