• Headline

    Herrie Latih Persib atau Kejar Lisensi A AFC?

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri17 Juli 2017 18:14
    INILAH, Bandung - Asisten pelatih, Herrie Setyawan siap meneruskan perjuangan tim Persib. Dia juga siap menjadi caretaker tim Maung Bandung bukan hanya di putaran pertama saja, melainkan sampai Liga 1 2017 tuntas.

    Pascamundurnya Djadjang Nurdjaman dari kursi pelatih kepala, manajemen tim langsung menunjuk Herrie menjadi arsitek tim Persib. Namun, dia hanya akan mendampingi skuat pada laga kontra Persija Jakarta saja, karena setelahnya, dia harus mengikuti kursus kepelatihan lisensi A AFC hingga akhir Agustus mendatang.

    Dengan adanya kesempatan Herrie memperbaharui lisensinya tersebut, sejumlah pengamat malah menyarankan agar tim Maung Bandung tak perlu repot mencari pengganti Djadjang di Liga 1 2017 ini.

    "Kalau saya dikasih amanat insya Allah saya emban, masa saya harus lari dari tanggung jawab. Kalau memang saya dikasih tugas, insya Allah saya akan berbuat," kata Herrie saat dihubungi, Senin (17/7).

    Sejak bergabung sebagai asisten pelatih Persib jelang musim 2014 silam, Herrie sudah sering menjadi caretaker baik ketika era Dejan Antonic atau bersama Djadjang. "Saya mah biasa menambal," ujarnya sambil terkekeh.

    Sekalipun pria yang karib disapa Djanur itu tak lagi menjadi nahkoda Persib, namun Herie akan tetap menjaga komunikasi dengan pelatih asal Majalengka tersebut. Sebab, baginya Djanur adalah mentornya dalam menimba ilmu kepelatihan.

    Namun bagi Herrie tak perlu diumbar bagaimana kedekatannya dengan sosok Djanur. Menurutnya saat ini tak penting lagi dia akan berkoordinasi dengan siapapun, sebab tanggung jawab tim berada di tangan para asisten pelatih.

    "Insya Allah itu mah urusan dapur, saya mau ke mana-mana yang penting kelihatan yang di depan, tapi setidaknya Pak Djadjang itu mentor," jelasnya.

    Diakui Herrie, keputusan Djanur untuk lengser dari kursi pelatih kepala membuatnya sangat kaget, lantaran sebelum itu tak sedikitpun dia melihat sinyal bahwa pelatih kepala Maung Bandung yang sekaligus seniornya di tim Persib akan hengkang.

    Bahkan Herrie mengaku tak bisa berkata-kata dan bahkan tak mampu memikirkan tindakannya saat itu. Hanya saja dia harus mengerti apabila berada di posisi tersebut, mungkin saja dia pun bakal melakukan hal serupa.

    "Reuwas, kaget di luar perkiraan saya, tidak ada obrolan sebelumnya, saya sempet kaget maksudnya harus kumaha deui, tapi kalaupun saya sebagai Pak Djadjang kalau tahu masalahnya, mungkin sama akan kaya gitu,"‎ jelasnya. [ito]