• Headline

    Henhen Siap Patahkan Sayap PSM

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri13 Oktober 2017 20:04
    INILAH, Bandung - Full back Persib, Henhen Herdiana sudah siap meredam serangan PSM Makassar daat berduel pada Minggu (15/10) nanti. Utamanya, dia telah mengantisipasi para pemain sayap tim berjuluk Juku Eja tersebut.

    Diktkan Henhen, sekalipun konsentrasinya akan terfokus untuk menjegal serangan PSM dari sektor sayap kirinya, namun dia akan mewaspadai seluruh personel lawan. Sebab, menurutnya semua pemain Juku Eja tetap berpotensi membahayakan gawang Maung Bandung.

    "Semua pemain diantispaisasi, PSM tim besar. mungkin kalau yang lebih diantisiaspi ya yang ada di depan saya saja,"‎ ucap Henhen kepada wartawan, Jumat (13/10).

    PSM menyimpan sejumlah pemain sayap cepat seperti Gozali Siregar atau M Rahmat, dan berpengalaman sekelas Titus Bonai ataupun eks personel Persib, Zulham Zamrun, serta Ferdinan Sinaga yang kerap bermain melebar.

    Nama besar yang dimiliki oleh skuat Juku Eja tersebut tak lantas membuat Henhen gentar. Rupanya dia sudah merancang strategi untuk bisa mengantisipasi pergerakan pemain PSM yang akan memanfaatkan lebar lapangan untuk menaklukannya di barisan pertahanan Maung Bandung.

    Henhen mengaku sudah belajar dari ‎banyak pemain sayap sejak bergabung di Persib saat pra-musim lalu. Kini, dia tak akan lagi grogi saat harus berduel dengan para seniornya di lapangan hijau, bahkan siap untuk menggagalkan aksinya dalam laga ke27 Liga 1 2017 nanti.

    "Bukan sekali dua kali saya menemui pemain-pemain cepat dan lebih berpengalaman dan berkualitas dari Piala Presiden, alhamdulillah ilmu terus bertamabah dan bisa menangkap cara menghadapi pemain cepat dan pintar. Saya ada gambaran di kepala," ungkapnya.

    Termasuk saat ditegaskan kembali mengenai potensinya berduel dengan Zulham Zamrun, pemain asal Cijerah ini tidak akan merasa terbebani. Tidak banyak informasi yang didapat Henhen soal pemain asal Ternate tersebut, namun pastinya dia harus bisa menutup pergerakan Zulham.

    "Saya cuma kenal dia pemain berkualitas dan pemain hebat, itu saja, tidak mengenal apa-apa lagi,"‎ ujar pemain bernomor punggung 21 ini.

    Kendati sebagai tim tamu, nyali Henhen tak akan ciut untuk bisa membawa pulang poin dari Stadion Andi Mattalatta. "Berjuang sekuat tenaga sampai waktu habis, jangan kalah semangatnya sama PSM," imbuhnya.

    Lebih lanjut Henhen menuturkan bahwa hasil mengecewakan setelah mendapat skor imbang dalam lima pertandingan secara beruntun kemarin, tidak akan mempengaruhinya saat bertarung melawan PSM. Walaupun dipercaya sebagai starter, dia merasa kurang puas lantaran gagal meraih kemenangan.

    Jutru di laga kontra Juku Eja ini Henhen semakin termotivasi untuk berjuang lebih keras lagi, guna mempersembahkan kemenangan bagi tim Persib. Sebab, dia juga ingin turut mendongkrak posisi Maung Bandung dari papan klasemen yang saat ini menempati posisi kesebelas.

    ‎"Menurut saya tidak berpengaruh, cuma berarti kerja kita kurang maksimal. Saya tetap tidak puas meski jadi starter, itu kuncinya ingin kasih yang terbaik,"‎ ujarnya.

    ‎Usaha keras di kandang PSM juga dinilai Henhen sebagai bentuk tanggung jawab seorang pemain kepada bobotoh yang belakangan ini terus menelan kekecewaan. Dia sangat ingin membayar loyalitas dari suporter Persib itu dengan memberikan kemenangan atas Juku Eja.

    "Bobotoh sudah mengeluarkan uang, tenaga dan waktu untuk dukung Persib, wajar jika menghujat, sebag pemain hanya menyikapinya dan Persib, artinya mereka cinta, bagaimana kita timbal balik kepada mereka, pemain juga tidak berlartih leha-leha, kita sudah kasih 100 persen, mungkin jalan Allah belum kasih kemenangan,‎" pungkasnya. [jek]