• Headline

    Jersey Persib 2018, Perpaduan Klasik dan Modern

    Oleh : Inilahkoran20 Maret 2018 06:30

    INILAH, Bandung- BERBICARA pakaian tempur Maung Bandung selalu ada filosofinya. Musim ini, apa makna dibalik desain mewah jersey Persib 2018?

    Jersey original Persib setiap musimnya memang selalu menjadi buruan bobotoh, termasuk musim ini. Setelah resmi diluncurkan pada Sabtu (17/3) lalu, ratusan kostum tim kebangaan Bobotoh ini langsung ludes.

    Perancang Jersey Persib, Achmad Gunawan Anwar menjelaskan soal detail desain yang ditampilkan dalam kostum yang akan dikenakan Supardi Nasir dkk di Liga 1 2018 yang akan bergulir 23 Maret nanti.

    Menurutnya, jersey Maung Bandung musim ini ada perubahan warna dibandingkan tahun lalu. Di mana warna biru musim ini tampak lebih muda ketimbang sebelumnya. Namun menurutnya, warna tersebut sempat dipakai Persib pada musim 2010/2011.

    "Sebenarnya warna ini pernah dipakai saat 2010/2011 zaman Miljan Radovic dan Cristian Gonzales, sekarang dipakai lagi karena kita pakai lagi warna sponsornya balik lagi ke putih," kata Achmad, kepada INILAHKORAN di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (19/3).

    Secara tematik, pria karib disapa Iwan ini mengadopsi jersey di musim 1994/1995, saat Persib juara Liga Pertama. Di mulai dari fount huruf yang bernuansa klasik dan kerah model V. Bahkan beberapa nama pemain zaman itu pun disematkan pada jersey musim ini.

    Sentuhan klasik tersebut untuk menumbuhkan kembali semangat ketika di zaman itu. Terlebih, kata dia, tren fasyen itu selalu berputar. "Cuma dibikin lebih modern sedikit. Walaupun masih gaya waktu pertama kali (Persib) mengangakat piala Liga Indonesia pertama," kata dia.

    Tampak pula detail segi enam yang memang jadi andalan di beberapa bagian. Seperti pada ornamen kujang pada nomor punggung, juga di bagian depan dan belakang. Segi enam ini senada dengan elemen grafis pada setiap ruangan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

    "Itu sebenarnya basik bentuk bola. Kalau bentuk sempurna akan menjadi sebuah bola. Selain untuk nafas funsinya ya memang kita bangun ke depan yaitu harus membangun Persib," paparnya.

    Tampak pula ciri khas Maung, yakni loreng alias belang di bagian punggung dan perut. Hanya saja dibuat samar agar tidak kaku. Demikian elastisnya tidak akan terganggu. Iwan juga mengakui, ada pula masukan dari owner dan aparel pada desain jersey musim ini. "Saya selalu berusaha membuat itu tidak terlihat terlalu ramai. Tapi good looking," jelasnya.

    Pria kelahiran Sukabumi 3 Maret 1980 ini tak menampik, pada setiap tahunnya jersey Persib selalu ramai diburu. Tak terkecuali di musim ini meskipun dia tak menampik atensi dari bobotoh lebih besar musim lalu.

    "Kalau dibilang jujur musim lalau lebih ramai karena ada pemain bintang dunia (Michael Essien dan Carlton Cole," ungkapya.

    Kendati begitu, dia beberkan animo bobotoh cukup besar di musim ini. Bahkan habis dalam waktu 30 menit saja. Itu terjadi saat Persib Merchandise Store resmi dibuka untuk umum, Minggu 18 Maret 2018 tepat pukul 10.00 WIB.

    Tahun ini karena kita sekarang punya rumah baru yang lebih cantik, lebih manis dan alhamudulillah sekarang sudah tersedia jadi orang beli langsung bisa bawa pulang enggak usah nunggu beberapa hari untuk produksi," pungkasnya.[jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT