• Headline

    Umuh: Jangan Seperti Kacang

    Oleh : Rianto Nurdiansyah20 April 2018 10:14
    INILAH, Bandung-Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melangsungkan hari jadinya yang ke-88. Bertepatan dengan itu, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar dan Gelandang Kim Jeffrey Kurniawan berziarah ke makam pendiri PSSI Soeratin Sosrosoegondo, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Jalan Padjajaran, pada Kamis (19/4/2018) siang.

    Keduanya tampak menaburkan bunga dan memercikan air pada batu nisan makam Soeratin. Lantas membacakan doa yang dipanjatkan untuk almarhum.

    "Mudah-mudahan almarhum walaupun sudah meninggal namanya masih terkenang hingga sekarang," ucap Umuh di lokasi.

    Menurut Umuh, Soeratin wajar bilamana harus tetap dikenang. Mengingat perjuangannya tatkala mengangkat nama Indonesia melalui sepak bola.

    "Ini kan pahlawan yang terdahulu, yang sangat gigih memperjuangkan PSSI. Dan juga beliau itu orang Jawa Barat," kata Umuh memaparkan alasannya datang ke makam Soeratin.

    Umuh juga berharap para stakeholder di PSSI bisa melanjutkan perjuangan Soeratin. Caranya, hanya memiliki satu tujuan yaitu mendongkrak nama Indonesia lewat sepak bola.

    "Saya berharap PSSI tidak lupa, istilahnya jangan seperti kacang yang lupa kulitnya. Siapapun juga orangnya, harus mengabdi kepada PSSI untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia," pungkasnya.

    Sementara itu, Gelandang Persib Kim Jefrey Kurniawan bangga bisa berkesempatan menyambangi makam pendiri PSSI. Pemain naturalisasi berdarah Indo-German ini pun memanjatkan doa untuk Soeratin.

    "Ya pasti senang dan bangga bisa ke sini melihat makamnya. Mudah-mudahan selalu diingat, pendirinya jangan sampai bisa dilupakan," ujar Kim.

    Selama 88 tahun PSSI berdiri, ada harapan pula yang diharapkan oleh Kim. Yang pasti dia ingin Persepakbolaan domestik bisa kian maju.

    "Mudah-mudahan PSSI dan sepak bola Indonesia ke depan semakin bagus," ucapnya.

    Jika bicara perkembangan, Kim menilai sepak bola Indonesia cenderung lebih maju. Itu tampak dari masuknya beberapa sponsor besar yang turut menyokong gelaran Liga.

    "Menurut kita dalam arah yang semakin bagus dengan melihat sponsor liga dan lain-lain. Mudah-mudahan semua pihak bisa lebih bagus lagi," paparnya.

    Yang pasti, seluruh pihak yang bergelut dalam sepak bola di negeri ini harus bersatu dan saling menghormati. Termasuk soal perangkat pertandingan, seperti wasit. Tak terkecuali pemain itu sendiri.

    Sebagai pemain, harus pula memberikan kontribusi. Dia juga mendoakan Tim Nasional (Timnas) untuk bisa menyelesaikan misinya di berbagai gelaran internasional.

    "Timnas kan sedang banyak agenda juga, mudah-mudahan prestasinya bisa dikasih lihat ke negara lainnnya. Bahwa permainan Indonesia itu bisa lebih bagus dari peringkatnya yang sedang jelek. Mudah-mudahan peringkatya juga bisa lebih baik," pungkas Kim.


    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT