• Headline

    Setelah Lima Tahun, Baru Jadi Kapten Persib

    Oleh : Rianto Nurdiansyah07 Juni 2018 19:39
    INILAH, Bandung-Selama dua belas tahun membela Persib Bandung, Dadang Hidayat tak pernah sekalipun hengkang dari tim kebanggaan bobotoh. Dadang juga harus menunggu cukup lama diberikan kesempatan untuk pemain inti.

    Kesetiaannya itu berbuah manis tatkala eks Libero Maung Bandung ini dipercaya mengemban ban kapten hingga akhir karienya.

    Kala merapat ke Persib, Dadang hanya kerap memanaskan bangku cadangan di bawah bayang-bayang pemain senior.

    "Saya masuk Persib di tahun 94, saat itu dihuni hampir semua pemain bintang. Apalagi di sektor belakang, ada Kang Robby (Darwis), ada Kang Yadi (Mulyadi) dan ada Kang Roy (Darwis)," ujar Dadang di Lapangan Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (7/6) Sore.

    Bukan hanya jarang dipercaya tampil, namun sama sekali Dadang tak pernah diberikan jam terbang dalam laga. Namun sekira lima tahun menanti, akhirnya Pelatih Indra Thohir memberikan mandat kepada Dadang untuk menjadi kapten tim.

    "Dulu saya sempat bilang jangan dulu saya, karena ada yang lebih senior seperti Kang Nandang (Kurnaedi) dan Mulyana, tapi pak Thohir nanya lagi ke saya, kamu siap atau enggak dan saya bila siap," kenangnya.

    Pada zamannya, posisi kapten dijabat oleh putra daerah. Beda dengan Persib di musim 2018.

    "Emang kalau bicara masalah kapten, bukan ideal tapi kalau bagusnya sih orang asli Bandung. Tapi kalau misalkan ada yang jiwa kepemimpinannya bagus, dari luar Bandung kenapa tidak?," paparnya.

    Hanya saja, Dadang melihat Persib memilki kapten masa depan. Yaitu Henhen Herdiana, yang dia nilai kelak bisa diandalkan untuk menjabat pengatur di lapangan.

    Walaupun, kata dia, akan lebih bagus bila kapten dipercayakan kepada pemain tengah. Sebab mampu menjadi penyeimbang untuk sektor depan dan belakang.

    "Saya lihat sih Henhen bisa untuk ke depan, karena dia punya karakter yang bagus. Kalau dia main bisa menjaga emosi, biasanya kalau orang seperti itu bisa memanajen teman-temannya," bebernya

    Dadang berpesan, untuk pemain muda jangan patah arang sekalipun jarang diberikan kesempatan. Yang terpenting menunjukkan kesungguhan, khususnya kepada pemain binaan Persib yang kini bergabung dengan senior.

    "Saya berdasarkan pengalaman, kita belajar sepak bola dari kecil punya cita-cita jadi pemain Persib. Dan sekarang sudah menjadi pemain Persib jaga performa jangan cepat puas," kata dia.

    Yang terpenting, harus menjaga kedisiplinan. Baik dalam meningkatkan skill atau menjaga pergaulan. Sebab, kini sudah menjadi pemain profesional.

    "Jaga kondisi dan pergaulan. Kalau yang namanya atlet stamina nomor satu. Kedisiplinan harus dijaga," pungkasnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT