• Bangun Kemandirian Tebarkan Kemanfaatan

    Oleh : Ghiok Riswoto04 Desember 2016 00:17
    Usianya baru 23 tahun, namun kiprah dan semangatnya patut menjadi contoh teladan bagi generasi muda lainnya. Arinda Mentari Putri atau akrab disapa Arinda memang patut menjadi contoh. Tak hanya dalam soal mengelola waktu dan memanfaatkan masa mudanya, Arinda bahkan rela memilih jalur pendidikan yang sama sekali tidak berhubungan dengan bakatnya saat ini hanya karena alasan ingin memberikan manfaat.

    Dibesarkan dalam keluarga yang menanamkan nilai-nilai kemandirian sejak kanak-kanak, lulusan Farmasi Klinik ITB inipun mulai tergerak menjadi remaja mandiri sejak duduk di bangku kuliah. Berkat kegigihan dan ketekunan tersebut, di usia mudanya Arinda tak hanya menjadi Founder Akselerasi Kreasik Grup, dia juga turut terjun sebagai Director of Artis Management and Public Relation di Accellera Entertaiment, serta CEO Chief Executive Officer di Accellera Promotion dan Kreasika Production.

    Tak puas sampai di situ berbekal kecintaannya terhadap kucing, Arinda pun kemudian membuat terobosan untuk memfasilitasi bagi mereka yang menyukai kucing dengan mendirikan Cats and Ice Cream Cafe.

    Kendati kiprahnya terbilang jauh dari bidang pendidikan yang digeluti, gadis yang kini tengah menyelesaikan S2 Farmasi Klinik juga tetap menomorsatukan pendidikannya. Bahkan, Arinda mampu menggapai IPK menggembirakan 3,9. Menurutnya, kendati sangat menikmati kesibukannya di beberapa bidang EO dan promosi-promosi program serta artis manajemen, pendidikan tetap dijalaninya dengan keseriusan.

    "Alhamdulillah, semuanya bisa berjalan seimbang. Kuliah tetap jalan dan aktivitas saya di dunia usaha pun berjalan dengan baik," ungkap Arinda saat berbincang di Kantor Redaksi INILAH KORAN, Jumat (2/12).

    Dalam bincang-bincang santainya bersama INILAH, dara kelahiran Bandung, 2 Januari 1993 ini mengungkapkan, satu alasan kenapa dirinya memilih pendidikan di bidang farmasi adalah karena keinginannya untuk memberikan manfaat minimal bagi orang-orang sekitar seperti keluarganya. Dengan mengetahui ilmu kefarmasian, dia berharap pengetahuannya tersebut bermanfaat dengan memberi informasi terkait penggunaan obat termasuk bagaimana cara hidup sehat dan mengobati tanpa obat.

    "Melalui pendidikan saya ini sangat memungkinkan untuk memberi informasi minimalnya untuk orang-orang terdekat. Misalnya bagaimana kandungan obat dan apa efeknya atau hal lain yang berkaitan dengan farmasi. Tapi untuk terjun dan bekerja dalam bidang farmasi mungkin tidak," paparnya.

    Keinginan menebar kemanfaatan memang tak hanya dilakukan Arinda melalui pendidikannya tersebut, penerima Special Award Winner Summa Cumlaude Vienna, Austria 2010 ini juga beberapa kali menggabungkan bidang usahanya dalam mengemas kegiatan dengan aksi-aksi kampanye sosial seperti Gerakan Sejuta Biopori, Ngabandungan Warga, Program Sepekan Pengabdian ke Masyarakat, hingga program terbaru bersama Pemkot Bandung yang tengah disiapkannya Family Helps Family.

    Kejeliannya dalam menangkap peluang serta mengemas acara yang menyasar kreativitas anak muda juga membawa Arinda mendapat kepercayaan terlibat aktif dalam kampanye beberapa ajang pemilihan kepala daerah dan Pilpres dengan menjadi Kepala MSDM Tim Kreatif Kampanye Ridwan Kamil serta tergabung dalam tim Generasi Optimis Tim Kreatif Joko Widodo.

    Kini, selain keinginannya menyelesaikan pendidikan S2, Arinda berharap bisa mengisi masa mudanya dengan hal-hal bermanfaat termasuk menyiapkan bisnisnya sejak sekarang. Sehingga di masa senja nanti saat menyandang gelar sebagai ibu rumah tangga, Arinda berharap tinggal menikmatinya. “Mengisi masa muda dengan hal bermanfaat dan menjadikan masa tua sebagai pribadi yang bermartabat,” ujarnya.

    "Semoga ini bisa terwujud. Saya memilih bekerja keras sejak muda karena berharap setelah menikah nanti saya sudah menyiapkan segalanya sehingga banyak waktu bersama keluarga. Impian saya setelah menikah kelak, saya bisa fokus menjalani kodrat sebagai wanita, memasak untuk keluarga, menghabiskan waktu dan bisa memberikan perhatian full," pungkas lulusan SMA N 3 Bandung ini.

    Mengasah Bakat Mengolah Minat

    MENGISI Masa muda dengan berbagai aktivitas tak lantas menjadikan Arinda Mentari Putri merasa kehilangan waktu untuk menikmati masa mudanya seperti remaja lain pada umumnya. Sebaliknya, Arinda mengaku lebih menikmati keceriaan dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukannya. Tak hanya mengenal banyak teman-teman baru, Arinda pun mengaku banyak mengambil hikmah pelajaran dan pergaulan.

    Sebagai remaja yang memulai semuanya dari nol, Arinda tak memungkiri semuanya tidaklah berjalan semudah membalikan telapak tangan. Selain dicap sebagai pribadi yang aneh karena hobinya menggeluti dunia di luar pendidikan yang ditempuh, Arinda bahkan mengaku kerap kali dijauhi teman-teman sepermainannya di bangku kuliah karena aktivitasnya tersebut.

    "Banyak suka dan dukanya. Apalagi saat dicap sebagai pribadi yang aneh, bahkan teman-teman dekat pun menjauh karena hobi saya yang banyak melakukan kegiatan di luar kuliah. Tapi banyak hikmah yang bisa saya petik karena dengan begitu saya menjadi semakin tertantang untuk terus bergerak," ujarnya.

    Arinda yang juga tercatat sebagai Juara II Resensi Buku Mizan "Nyari Identitas Diri" ini menambahkan, berbagai aktivitas yang digelutinya selain menjadi ajang pembelajaran juga menjadi sebuah momen mengasah bakat dan mengolah minatnya. Dia meyakini apapun yang dijalani dengan kesungguhan hari maka semuanya akan berbuah indah.

    "Saya menyadari berbagai risiko saat itu. Bahkan saat temen-temen menjauhi karena dianggap aneh saya jadikan itu sebagai pelajaran dan motivasi untuk membuktikan diri. Alhamdulillah saya malah banyak menemukan kebahagiaan dengan kegiatan-kegiatan ini," ujarnya.

    Arinda juga mengaku sangat bersyukur karena aktivitasnya tersebut lambat laun semakin menumbuhkan rasa percaya dirinya. Sehingga image sebagai sosok pemalu yang sejak kecil disandangnya kini hilang seiring perjalanan waktu, berganti dengan senangnya menggali ilmu dan pengalaman positif dari orang-orang yang ditemuinya. (ghi)


    Biodata
    Arinda Mentari Putri
    2 Januari 1993

    Pendidikan
    S2 Farmasi Klinik-Sekarang
    S1 Farmasi Klink dan Komunikasi ITB 2011-2015
    SMA Negeri 3 Bandung 2005-2008
    SMP Salman Al Farisi
    SD Salman Al-Farisi
    TK Salman Al-Farisi

    Prestasi
    Penerima Hibah PKM Kewirausahaan Indonesia Media Branding dan Advertising 2014
    Penerima Hibah PKM Kewirausahaan Katering Sehat Nutritia untuk Penderita Diabetes, Hyperlipidemia, dan Hipertensi 2014
    Peserta Folkart Festival Badajoz Spanyol 2010
    Special Award Winner Summer Cumlaude Festival Vienna, Austria 2010
    Juara II Lomba Resensi Buku Mizan 2006

    Pekerjaan
    Founder Accellera Grup 2014
    Owner Cats and Ice Cream Cafe
    Director of Artist Management and Public Relation Accellera Entertaiment
    CEO Chief Executive Officer Accellera Promotion
    CEO Chief Financial Officer Kreasika Production




meikarta.. the world of ours