• Nissan Livina Club Gelar Wisata Cagar Budaya

    Oleh : Dery Fitriadi Ginanjar14 Mei 2017 15:24

    INILAH, Bandung-Komunitas Nissan Livina Club (NLC) menggelar silaturahmi dan wisata cagar budaya ke Gedung Sate, Minggu (14/5). Ada 17 kendaraan anggota NLC yang terlibat. Dalam kegiatan itu, dilakukan pula serah terima Koordinator Daerah dari Ahmad Rizal kepada Tony Hidayat.


    Menurut Tony Hidayat, kegiatan Kopdar dan Wisata Cagar Budaya digelar sebagai ajang silaturahmi anggota NLC, khususnya yang berada di Bandung Raya. Selama ini kegiatan NLC masih sebatas touring ke luar daerah dan sejumlah titik kuliner di Jawa Barat.


    “Kita ingin semakin merekatkan ikatan persaudaraan anggota NLC. Meskipun awalnya dikhususkan untuk member di sekitar Bandung, namun acara pun diikuti member dari Jogja. Ini menjadi bukti persaudaraan kami yang guyub,” kata Tony kepada INILAH di sela-sela kegiatan.


    Tony menyatakan, Gedung Sate dipilih karena menjadi salah satu cagar budaya di Kota Bandung. Terlebih masih banyak anggota NLC dan keluarganya yang belum pernah menginjakan kaki di pusat pemerintahan Pemprov Jabar itu.


    “Makanya dalam kopdar sekarang, kita sarankan seluruh member membawa keluarganya. Acara ini pun dimeriahkan foto session yang diikuti kendaraan setiap member. Lalu kita naik ke menara Gedung Sate,” ujarnya.


    Tony berharap, kegiatan wisata cagar budaya menjadi agenda rutin di seluruh Jabar. Selain mempertemukan seluruh anggota dan keluarga besar NLC, wisata jenis ini memberikan pendidikan penting terkait budaya.


    “Saya berharap setiap acara bisa diikuti lebih banyak member,” katanya.


    Tony menuturkan, memasuki bulan Ramadan, NLC di sekitar Bandung akan menggelar buka puasa bersama anak yatim di Kota Cimahi. Acara ini menjadi kegiatan rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak kurang mampu.


    “Kami tidak hura-hura, tetapi kami pun peduli. Jangan beranggapan klub mobil sebagai ajang hura-hura. NLC tidak seperti itu. Kami keluarga. Kalau sudah keluarga, tentu ikatan social kemasyarakatan semakin besar,” kata Tony. (*)