• Teh Gelas Go Green Ajak Warga Bandung Cinta Lingkungan

    Oleh : Ghiok Riswoto21 Mei 2017 19:34
    INILAH, Bandung,- Partisipasi aktif terhadap program pemerintah dalam pelestarian lingkungan, sekaligus kampanye pemanfaatan bahan-bahan bekas, OT Group menggelar kegiatan bertajuk Teh Gelas Go Green di Kota Bandung. Melalui kegiatan ini, OT melalui brand Teh Gelas mengajak warga Bandung untuk turut dalam kegiatan pemanfaatan plastik bekas Teh Gelas untuk merias gapura di sekitar lingkungannya baik itu perkampungan, instansi maupun sekolah.

    Head of Corporate and Marketing Communiation OT, Harianus Zebua mengungkapkan, semangat mencintai lingkungan tidak harus dilakukan dengan cara yang muluk-muluk. Dengan sedikti sentuhan kreativitas, barang bekas yang ada di sekitar juga dapat dimanfaatkan dan diubah menjadi sesuatu yang bernilai. Semangat itulah yang ingin digelorakan OT Group dalam kegiatan Teh Gelas Go Green ini.

    Menurut Harianus, dalam kampanye ini pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kembali kemasan bekas dan diubah menjadi dekorasi yang indah untuk gapura di sektiar lingkungan tempat mereka tinggal. Dikatakannya, melalui kegiatan ini, pihaknya juga ingin menggelorakan kembali semangat gotong-royong dan ruang kreativitas bagi warga.

    "Sebagai salah satu produsen minuman kemasan, kami mengajak masyarakat Kota Bandung untuk ikut serta berkontribusi menjaga lingkungan melalui lomba dekorasi gapura dengan memanfaatkan kemasan bekas minuman ringan. Melalui kampanye Teh Gelas Go Green, diharapkan tumbuh semangat gotong royong yang mulai pudar selama ini," ujar Harianus Zebua, Jumat (19/5/2017) lalu.

    Harianus menuturkan, pihaknya senang mengajak masyarakat di mana sisa atau bekas teh gelas diolah lagi, dan dimanfaatkan untuk menghias gapura. Tentu ini sangat sederhana untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan. Pihaknya berupaya menumbuhkan semangat gotong royong.

    Lomba yang sebelumnya digelar di Bali dan Cirebon beberapa waktu lalu ini, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Atensi masyarakat untuk tetap menjaga lingkungannya tetap bersih mulai terlihat. "Misalnya tidak buang sampah sembarangan. Sebelumnya peserta yang ikut dalam even ini kita briefing untuk memberikan penjelasan seperti maksud dan tujuan,” tuturnya.

    Kreativitas, penggunaan bahan serta kapasitas bahan yang digunakan, menjadi penilaian tim juri untuk memilih juara dengan total hadiah Rp 50 juta. Lomba diikuti 100 peserta dari berbagai kalangan, instansi, umum dan sekolah.

    Para peserta diberi waktu sebulan untuk menghias gapura di lingkungannya dengan bahan teh gelas. Terdapat enam pemenang utama, 10 pemenang favorit, satu dan 20 pemenang favorit II. Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Bali dan Cirebon.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengapresiasi kegiatan yang digelar OT Group ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi wadah kreativitas warga, juga menjadi solusi penanganan sampah di Kota Bandung.

    Menurut Oded, sampah merupakan salah satu persoalan yang dihadapi Pemkot Bandung saat ini. Namun berkat partisipasi semua pihak, penanganan sampah di Kota Bandung mulai berangsur membaik. Saat ini penyelesaian sampah di Kota Bandung sudah mencapai 97 persen pada tahun 2016.

    "Inilah bentuk partisipasi aktif dari pihak swasta. Kolaborasi dalam menangani persoalan lingkungan harus menjadi semangat kita dalam membangun Kota Bandung. Semoga, kegiatan ini jangan hanya sekali tapi terus dilakukan secara berkala. Syukur-sykukur kalau setahun bisa empat kali," ujarnya. [jek]




meikarta.. the world of ours