• Lewis Hamilton Ada Ada Saja

    Oleh : Budi Syafaat20 Oktober 2016 03:17
    •  Share
    •  Tweet
    ADA-ada saja tingkah kontroversial Lewis Hamilton. Kini, juara Formula 1 tiga kali itu diminta menghadiri konferensi pers resmi Grand Prix AS, Kamis (20/10).

    Dua pekan lalu, pebalap Mercedes itu mengkritik format "membosankan" dan memicu perselisihan dengan media di Jepang.

    Hamilton mendapat kecaman di Suzuka karena memainkan telepon genggamnya saat berlangsung konferensi pers utama di sana. Dia menggunakan aplikasi Snapchat untuk mengambil gambar sesama pebalap dan secara umum terlihat tidak tertarik dengan kegiatan itu.

    Ia kemudian meninggalkan pengarahan tim media setelah kualifikasi Sabtu, membuat dirinya dikritik karena "tidak menghormati" para pewarta dan mengatakan dirinya berada di sana "bukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda."

    Pebalap 31 tahun itu geram setelah para pewarta menggunakan media sosial untuk mengkritik sikapnya, dan ia memblok sejumlah pewarta Formula 1 asal Britania di Twitter.

    Jadwal media yang dikeluarkan oleh Mercedes menjelang balapan di Circuit of the America mendaftarkan Hamilton pada konferensi pers Kamis, yang diorganisir oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA).

    Peraturan-peraturan olahraga Formula 1 menetapkan bahwa para pebalap harus menghadiri konferensi pers atau didenda jika mereka tidak menghadirinya.

    Hamilton, yang memiliki jadwal acara sponsordi Austin pada Kamis malam, juga akan dapat dihubungi media penyiaran setelah latihan Jumat dan dijadwalkan untuk berbicara pada media cetak setelah kualifikasi Sabtu dan balapan Minggu.
    Hamilton, yang memenangi gelar ketiganya di Austin pada tahun lalu, finis pada peringkat ketiga di Suzuka dan kini tertinggal 33 angka dari rekan setimnya Nico Rosberg di klasemen dengan empat balapan tersisa.

    Secara matematis, meski Hamilton memenangi semua balapan tersisa, Rosberg masih mampu memenangi kejuaraan untuk pertama kalinya dengan finis di urutan kedua pada tiap-tiap balapan.

    Enggan Menyerah
    Hamilton sendiri masih enggan mengangkat bendera putih dalam persaingan musim ini. Juara dunia F1 musim lalu, berambisi untuk memaksimalkan empat seri sisa untuk mempertahankan gelarnya.

    "Kami masih memiliki empat sisa seri balapan untuk membuat itu (juara dunia F1), dan tentu itu adalah hal yang jadi rencana saya," ujar Hamilton dikutip Sportinglife.

    "(Persaingan) ini hanya soal mendapatkan hasil di setiap balapan akhir pekan, sekeras yang saya mampu. Dan, melakukan segalanya untuk menang dan kita lihat apa yang akan terjadi," katanya.

    F1 GP Amerika akan jadi seri selanjutnya, dan seri ini akan digelar 23 Oktober 2016. Jelang seri ini, Hamilton kembali mengungkap keyakinannya untuk bisa maksimal.

    Sebab, tepat setahun lalu Hamilton sukses meraih gelar juara dunia F1 2015, usai menjadi yang tercepat di Austin, Texas. Romansa tersebut yang diakuinya ingin kembali diulang, sekaligus jadi titik balik kebangkitannya jelang musim berakhir.
    "Saya punya kenangan indah di Austin, dengan tiga dari empat seri balapan. Tentu saja, gelar juara tahun lalu. Itu adalah salah satu peristiwa penting dalam karier saya, tidak diragukan lagi," ucap Hamilton. (bsf)