• Kota Bandung Akan Belajar WTP ke Kota Sukabumi

    Oleh : Yogo Triastopo01 September 2017 16:08
    INILAH, Bandung - Reformasi birokrasi Kota Bandung hampir rampung. Setiap elemen birokrasi telah dibenahi, mulai dari akuntabilitas kinerja, pelayanan publik hingga penyampaian laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

    Akuntabilitas kinerja Kota Bandung telah diapresiasi Kementrian Pendayagunaa Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dengan nilai A satu-satunya di Jawa Barat serta mayoritas SKPD telah mengantongi rapor hijau dari Ombudsman RI.

    Meski demikian, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih harus menuntaskan satu pekerjaan yakni pembenahan pelaporan aset dan keuangan Kota Bandung agar tercapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

    Untuk mencapai target tersebut, pemerintah kota dikatakan dia akan mengadakan studi banding ke Kota Sukabumi yang telah tiga tahun berturut-turut mendapat opini WTP. Menurut dia, studi banding tersebut atas rekomendasi BPK RI.

    "Saya membawa rombongan untuk saling belajar. Mudah-mudahan hasil nanti studi banding dengan Sukabumi bisa membawa perubahan," kata Ridwan belum lama ini.

    Pada kesempatannya nanti, dirinya akan bertukar pikiran dengan Wali Kota Sukabumi HM Muraz terkait optimalisasi pariwisata. Sebabnya, Kota Bandung kota wisata yang dikunjungi enam juta turis setiap tahunnya dengan pertukaran uang yang mencapai Rp 6 triliun.

    "Jadi buka tidak mungkin produk Sukabumi ini punya etalase di Bandung, jualan di Bandung," ucapnya. [jek]