• Headline

    Jadikan Maulid Nabi Sebagai Momentum Merevitalisasi Kebersamaan

    Oleh : Fuad Hisyamudin10 Desember 2016 05:00
    INILAH, Cimahi - Peringatan Maulid Nabi yang rutin digelar setiap tanggal 12 Rabiul Awwal bukan hanya kesemarakan atau seremonial acara tanpa makna. Justru jauh lebih bwrmakn dari itu.

    Momentum maulid Nabi bisa menjadi kesempatan spiritual untuk mentahbiskan Muhammad sebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup. Inilah kesempatan mengenal Nabi yang manusia seperti kita dan bukanlah tokoh fiktif.

    Demikian semangat peringatan Maulid ini terekam dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Dzikir, di Mesjid Agung Kota Cimahi Jalan Djulaeha Karmita, Jumat (9/12/2016). Ribuan masyarakat hadir dalam kegiatan ini.

    Tampil sebagai penceramah, K.H. Abdullah Gymnastiar atau yang karib disapa Aa Gym. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto dan sejumlah pejabat Pemkot Cimahi.

    Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid ini mengupas tentang urgensi akhlak mulia sebagaimana telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad.

    Tampak, ribuan jemaah khusuk mansuk mengikuti acara ini. Bahkan, para jemaah yang datang membludak. Mesjid yang berkapastias 2 ribu orang itu penuh, hingga jalan raya dan Alun-alun Cimahi menjadi wadah mustami'.

    Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto yang turut serta dalam kegiatan ini berharap, dengan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW ini bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

    "Sekaligus sebagai momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu meneladani sikap, perilaku dan budi pekerti beliau yang penuh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, yang perlu kita implementasikan
    dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

    Menurut Sudiarto, Nabi Muhammad SAW yang telah dibekali dengan sifat kenabiannya yakni siddiq, amanah, tabligh dan fatonah diutus oleh Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak, membangun hidup dan kehidupan yang lebih baik dengan penuh keimanan dan ketakwaan guna mewujudkan masyarakat, bangsa dan negara yang berakhlakul karimah melalui ajaran agama Islam.

    Peringatan Maulid ini, kata dia, Nabi merupakan ikhtiar kita umat Islam untuk senantiasa meneladani akhlak luhur Rasulullah SAW, sekaligus menjadi penyemangat spiritual dalam meningkatkan kebersamaan dan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah, dalam melanjutkan pembangunan di Kota Cimahi.

    "Kebersamaan dan sinergitas masyarakat dengan pemerintah harus terus dijaga dan ditingkatkan demi keberhasilan pembangunan kota cimahi dimasa yang akan datang,” terangnya.

    Ia mengajak, seluruh masyarakat untuk menjadikan Cimahi menjadi. yang cerdas. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendidikan. derajat kesehatan masyarakat agar IPM yang merupakan indikator tingkat kesejahteraan masyarakat.

    Mensikapi situasi dan kondisi masalah bangsa yang sedang terjadi, Sudiarto mengajak bersama-sama berdoa semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan jalan keluar terbaik dari setiap permasalahan yang sedang dihadapi

    "Semoga keutuhan NKRI tetap terjaga dan bangsa kita dijauhkan serta dihindarkan dari fitnah, musibah, marabahaya, permusuhan serta perpecahan," imbuhnya. [jek]



meikarta.. the world of ours