Minggu, 20 April 2014 | 10:10 WIB
PENDIDIKAN

Rektor IPDN Bantah Hina Orang Sunda

Oleh: Vera Suciati
Umum - Kamis, 13 Januari 2011 | 22:45 WIB
Foto: Istimewa

INILAH.COM, Sumedang - Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) I Nyoman Sumaryadi membantah telah menghina warga Sunda dalam apel pagi di Kampus IPDN, Rabu (12/1/2011).

Kabar penghinaan tersebut beradar via short message service (SMS) yang disebarluaskan seseorang, Kamis (13/1/2011). SMS itu menyebutkan warga Sunda tersinggung dengan pernyataan Rektor IPDN yang telah menghina orang sunda dengan sebutan maling.

“Saya berkata kepada staf Pengamanan Dalam (pangdal) kampus bahwa akhir-akhir ini sering terjadi kehilangan barang di IPDN tapi mengapa pangdal tidak bisa mengetahui atau menangkap malingnya, apa karena orang sunda baik dan ramah semua sehingga tidak bisa menangkap maling,” kata Nyoman mengucap ulang perkataannya yang ditujukan kepada pangdal pada apel siang kemarin.

Salah satu tokoh Jatinangor Dudi Supardi mengatakan, jika ada yang menghina tanpa bukti sudah seharusnya dilawan sebagai pembuktian bahwa penghinaan itu adalah salah.

“Masa harus diam saja dihina seperti itu, apalagi penghinaan itu ditujukan kepada orang sunda yang notabene hidup berdampingan dengan kampus IPDN termasuk rektor IPDN,” kata Dudi yang juga aktivis Forum Jatinangor.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Sunda (FKMS) Jatinangor berunjuk rasa di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumedang, Kamis (13/1/2011) pukul 18.00 WIB.

Massa menuntut Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi untuk mundur dari jabatannya karena dinilai telah menghina masyarakat sunda. Massa juga memasang sejumlah spanduk di depan gerbang masuk IPDN yang berisi tuntutan untuk mundur. [gin]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Jawa Barat Macet Luar Biasa
BEGINILAH wajah Jabar kala libur panjang. Kendaraan mengular, pengemudi berbalut resah. Bandung pun tak luput diserbu wisatawan.
KARIKATUR + Indeks