Jumat, 19 Desember 2014 | 22:46 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

5 Kecamatan Tetap Pilih Kabupaten Garut

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Jabar - Minggu, 13 Februari 2011 | 22:30 WIB
Foto: Istimewa

INILAH.COM, Bandung - Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut meminta pihak yang berwenang memperhatikan aspirasi semua kecamatan, terutama yang tidak sepenuhnya mau bergabung dengan daerah otonom baru Kabupaten Garut Selatan.

Ketua Apdesi Garut Asep Hamdani mengatakan, pada intinya pihaknya sangat mendukung pemekaran Kabupaten Garut Selatan menjadi kabupaten baru dengan 16 kecamatan dan 123 desa.

Namun, lanjutnya, perlu ada kajian dan pertimbangan lagi karena ada lima kecamatan, yaitu Kecamatan Cikajang, Banjarwani, Singajaya, Cihurip, dan Peundeuy yang kurang merespons untuk bergabung dengan Kabupaten Garut Selatan.

“Kami yakin pemekaran membuat Kabupaten Garut Selatan akan lebih cepat pertumbuhan ekonominya karena ditunjang infrastruktur jalan yang menghubungkan beberapa kota/kabupaten. Namun perlu kajian lagi karena ada lima kecamatan yang menolak bergabung,” kata Asep Hamdani saat ditemui di Kota Bandung, Minggu (13/2/2011).

Menurut Asep, penolakan lima kecamatan tersebut akibat jarak yang cukup jauh untuk menuju Mekarmukti yang menjadi calon Ibu Kota Kabupaten Garut Selatan. Tak heran jika beberapa warga memilih tetap bertahan menjadi warga Kabupaten Garut.

“Anggapan warga di lima kecamatan itu adalah jarak tempuh yang cukup jauh ke ibu kota kabupaten baru di wilayah Kecamatan Mekarmukti. Kondisi itu akan menyulitkan warga saat mengurus administrasi kependudukan. Informasinya mereka lebih memilih tetap masuk Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Asep menambahkan, Kabupaten Garut Selatan memiliki potensi besar yang belum digali. Jika sudah resmi menjadi daerah otonom baru, perkembangan Garut Selatan akan semakin maju sekaligus terlepas dari predikat desa tertinggal.

“Kami dari Apdesi memprediksi 10 tahun ke depan Garut Selatan akan berkembang pesat dalam berbagai sektor. Dulu andalan wilayah tersebut adanya perkebunan sawit, coklat, karet, dan hutan jati. Tetapi sekarang andalan utama dari hasil ikan dan pertanian, termasuk kandungan sumber dayanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Selasa (8/2/2011) lalu, DPRD Jabar menyetujui usulan pemekaran Kabupaten Garut dalam Rapat Paripurna Persetujuan DPRD Jabar terhadap Usulan Pemekaran Kabupaten Garut. Dengan disetujuinya pemekaran Garut Selatan, berarti jumlah kabupaten/kota di Jabar bertambah menjadi 27.

Wilayah Kabupaten Garut yang masuk ke calon daerah otonom Kabupaten Garut Selatan meliputi Kecamatan Cikajang, Banjarwangi, Cisewu, Caringin, Talegong, Bungbulang, Mekarmukti, Pamulihan, Pakenjeng, Cikelet, Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, Peundeuy, Singajaya, dan Kecamatan Cihurip. [jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
PUTING BELIUNG KEPUNG BANDUNG
PUTING beliung menerjang kawasan Bandung Timur. Puluhan rumah rusak, jalanan macet. Seorang nenek, tewas tertimpa bangunan.
ASPIRASI + Indeks