Kamis, 24 April 2014 | 12:36 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Anjing Rabies Jangan Dibunuh, Serahkan ke Disnak

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Jabar - Senin, 2 Juli 2012 | 19:37 WIB
Dinas Peternakan (Disnak) Jabar belum menerima laporan soal kasus meninggalnya tiga warga Kota Cimahi yang diduga akibat gigitan anjing rabies. - istimewa

INILAH.COM, Bandung - Dinas Peternakan (Disnak) Jabar belum menerima laporan soal kasus meninggalnya tiga warga Kota Cimahi yang diduga akibat gigitan anjing rabies.

Apalagi, belum pasti ketiganya meninggal disebabkan rabies.

“Kami belum menerima laporan ada warga meninggal akibat gigitan anjing rabies. Namun yang pasti, kematian tiga warga Cimahi itu belum tentu disebabkan rabies. Masih perlu langkah-langkah prosedural pembuktiannya,” ujar Kepala Disnak Jabar Koesmayadi T Padmanagara kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (2/7/2012).

Dia mengakui kesulitan untuk membuktikan ada warga yang menjadi korban gigitan anjing rabies. Pasalnya masyarakat sekitar kerap membunuh langsung anjing yang diduga memiliki penyakit rabies itu.

“Saya minta anjingnya jangan dibunuh. Tangkap saja dan serahkan ke kami untuk dilakukan observasi. Hasil observasi sangat penting untuk mengetahui apakah korban terkena positif rabies atau tidak. Juga untuk penanganannya. Kami perlu waktu selama dua minggu untuk meneliti otak anjing yang terduga rabies,” tuturnya.

Koesmayadi mengatakan banyak kasus ada warga yang digigit anjing bisa tetapi seolah-olah terkena kasus rabies. Kondisi tersebut mengakibatkan anjing biasa malah diperlakukan seperti anjing rabies. Selain itu korban gigitan pun harus menerima suntikan rabies, padahal gigitan anjing biasa.

“Ada kejadian anjingnya diprovokasi, misalnya ekornya diinjak sehingga balas menggigit. Kalau anjingnya bukan rabies, buat apa warga yang terkena gigitan diperlakukan seperti kena rabies. Kasihan disuntik rabies,” ucapnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Wajah Baru Parlemen Meragukan
WAJAH baru bakal mengisi kursi DPR RI lima tahun ke depan. Mampukah mereka ‘bersuara’ di parlemen?
KARIKATUR + Indeks