Senin, 22 Desember 2014 | 07:32 WIB

Suporter Timnas Dilarang Bawa Minuman Botol

Oleh:
Liga indonesia - Sabtu, 7 Juli 2012 | 18:30 WIB
Kepolisian akan berjaga ketat di Stadion Utama Riau jelang laga kedua "Garuda Muda" melawan Timor Leste. - inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Pekanbaru - Kepolisian akan berjaga ketat di Stadion Utama Riau jelang laga kedua "Garuda Muda" melawan Timor Leste dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Asia (AFC) U-22 termasuk melarang suporter membawa minuman dalam botol.

"Tidak dibenarkan lagi ada minuman berkemas botol masuk ke Stadion Utama Riau pada pertandingan kali ini. Hal ini adalah antisipasi agar tidak ada lagi lempar-lemparan botol ke tengah lapangan," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar di Pekanbaru, Sabtu.

Kalaupun haus, demikian Adang, penonton atau suporter hanya boleh meminum minuman yang dikemas oleh plastik berbahan lunak.

Kapolres menjelaskan, pada setiap pintu masuk stadion nantinya akan dijaga ketat oleh sebanyak 700 personel yang telah disiagakan.

Satu pintu masuk itu, kata dia, minimum ada empat sampai lima petugas yang bertugas memeriksa seluruh penonton yang masuk ke arena pertandingan.

"Selain minuman perkemasan botol, kami juga melarang masuknya petasan dan barang-barang yang berbahaya lainnya," katanya.

Sebelumnya, di laga perdana kualifikasi Piala Asia antara Indonesia menghadapi Australia, Kamis (5/7), sempat terjadi aksi melempar botol munuman mengarah ke stadion oleh ribuan suporter dan penonton.

Selain itu, juga ada petasan yang mengarah ke sejumlah pemain Tim Nasional Australia, beruntung masih melenceng dan tidak sempat melukai para pemain asing tersebut.

Atas insiden itu, Kapolresta berjanji pada laga kali ini tidak akan terulang. Selain memeriksa intensif para calon penonton yang akan masuk, demikian Adang, pihaknya juga akan menempatkan sejumlah personel di tengah-tengah penonton guna mengantisipasi adanya provokator.

"Sebelumnya waktu pertandingan Indonesia melawan Australia, sebenarnya kami telah melakukan pemeriksaan dan melarang penonton untuk membawa minuman berkemasan botol. Namun tidak tahu kok' kecolongan juga," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Riau HM Rusli Zainal juga telah mengimbau khalayak melalui alat pengeras suara di tengah-tengah stadion untuk tidak membawa minuman berkemas benda keras yang dapat melukai para penonton lainnya termasuk para pemain.

Selain itu, Rusli juga sempat mengimbau agar aparat kepolisian dapat bekerja ekstra guna menghindari berbagai hal yang dapat menganggua kenyamanan dan keamanan sesama penontotn dan para pemain.[ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BANJIR RENDAM TUJUH KECAMATAN
PUTING beliung pergi, banjir datang menyongsong. Tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung tergenang air.
ASPIRASI + Indeks