Jumat, 31 Oktober 2014 | 13:10 WIB
SERBA-SERBI

Makam Dalem Cikundul, Titi Mangsa Sejarah Cianjur

Oleh: Benny Bastiandy
Serba-serbi - Senin, 23 Juli 2012 | 05:00 WIB
Makam Dalem Cikundul di Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon merupakan lokasi dimakamkannya Bupati Cianjur pertama Raden Aria Wiratanudatar. - inilah.com/Benny Bastiandy

INILAH.COM, Cianjur - Makam Dalem Cikundul di Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon merupakan lokasi dimakamkannya Bupati Cianjur pertama Raden Aria Wiratanudatar. Makam tersebut menjadi tempat bagi para peziarah dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Makam Dalem Cikundul merupakan titi mangsa sejarah lahirnya Cianjur. Selama ini tempat tersebut sering dikunjungi masyarakat untuk berziarah wisata. Tidak hanya dari Cianjur, peziarah berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat. Dalam setiap peringatan Hari Jadi Cianjur pun yang jatuh setiap tanggal 12 Juli, siapapun bupatinya, dipastikan selalu berziarah terlebih dahulu.

Setiap harinya, Makam Dalem Cikundul selalu dikunjungi peziarah. Apalagi saat menjelang bulan Ramadan atau terhitung 15 hari sebelum Puasa tiba, peziarah dari berbagai daerah dipastikan membeludak. Jika dirata-ratakan, dalam seharinya jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000 orang. Namun, situasi itu berbanding terbalik pada saat bulan puasa tiba. Jumlah kunjungan ke Makam Dalem Cikundul mengalami penurunan yang cukup drastis. Kalaupun ada kebanyakan masyarakat sekitar Cianjur yang mengambil waktu tengah malam dengan bisa ditempuh pulang pergi.

"Memang, pada setiap Puasa jumlah kunjungan selalu menurun. Mungkin hal ini akibat banyaknya aktivitas selama bulan Ramadan," terang juru kunci Makam Dalem Cikundul H.M Acep Hasbulloh, beberapa waktu lalu.

Untuk tiba di Makam Dalem Cikundul, para pengunjung/peziarah harus berjalan kaki menaiki tangga sebanyak 170 buah anak tangga. Bukan tanpa makna jumlah anak tangga itu. Konon dahulunya, sebelum mencapai Makam Dalem Cikundul, setiap peziarah atau pengunjung diwajibkan membaca Ayat Kursi sebanyak 170 kali sesuai jumlah anak tangga.

"Ini berkaitan erat dengan pembacaan Ayat Kursi yang diwajibkan membacanya sebanyak 170 kali sesuai dengan jumlah anak tangga sebelum mencapai Makam Dalem Cikundul," ujarnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Pram Tolak DPR Tandingan
DRAMA pimpinan DPR tandingan terus bergulir. Namun, politikus PDIP Pramono Anung justru menolak rencana itu.
ASPIRASI + Indeks