Kamis, 17 April 2014 | 02:11 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Batasan PNS Boleh Jadi Anggota Panwaslu

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Jabar - Rabu, 25 Juli 2012 | 10:31 WIB
Berdasarkan aturan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Namun syaratnya PNS bersangkutan mengantongi izin. - istimewa

INILAH, Bandung - Berdasarkan aturan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Namun syaratnya PNS bersangkutan mengantongi izin dari pimpinan di instansinya itu.

"PNS nggak masalah asal ada izin institusinya. Undang-undang tak melarang kok. Yang tidak boleh itu anggota partai politik," ujar Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat kepada INILAH saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (25/7/2012).

Menurut Ihat, sebenarnya PNS tidak boleh karena syarat menjadi anggota Panwaslu itu harus kerja penuh waktu.

"Kerja penuh waktu dalam penjelasan Undang-undang No 15 tahun 2011 itu berarti tidak melaksanakan tugas lain selain penugasan pengawasan pemilu. Kalau sekarang Pilgub, dia tidak bekerja lain selain mengawasi Pilgub," tegasnya.

Sebanyak dua dari tiga anggota Panwaslu Kabupaten Subang berasal dari PNS di lingkungan Pemkab Subang. Kedua orang tersebut adalah Muhiban dan Agus Muslim. Sementara Juju Juhariah, walaupun belum diangkta jadi PNS, tetapi diketahui aktif di PN Subang.

Muhiban yang pada pemilu lalu menjabat Ketua Panwaslu Subang, pada beberapa tahun terakhir ini tercatat sebagai PNS di bagian Sosial Setda Subang. Sementara Agus Muslim tercatat sebagai PNS di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Subang. [ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Menggapai Mimpi Citarum Bersih
MEDIA asing menyoroti pencemaran Sungai Citarum. Aktivis lingkungan pun pesismistis program Citarum bersih 2018 terwujud.
KARIKATUR + Indeks