Kamis, 30 Oktober 2014 | 19:12 WIB

Masih Banyak Tunanetra Belum Bisa Baca Alquran

Oleh: Riza Pahlevi
Syiar - Jumat, 27 Juli 2012 | 14:32 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Jabar Yudhi Yusfar mengungkapkan masih banyak penyandang tunanetra yang belum bisa membaca Alquran. - inilah.com

INILAH.COM, Bandung - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Jabar Yudhi Yusfar mengungkapkan di Jabar masih banyak penyandang tunanetra yang belum bisa membaca Alquran.

"Setidaknya berdasarkan data ITMI Jabar, sekitar 5.000 orang penyandang tunanetra di Bandung, hanya kurang lebih 1.500 orang yang bisa membaca Alquran braille, sisanya kebanyakan hafalan. Angka tersebut masih belum secara rinci, tapi jika dihitung dengan baik saya yakin lebih dari itu," kata Yudhi saat ditemui wartawan di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (27/7/2012).

Yudhi mengatakan kondisi tersebut terjadi karena masih minimnya tempat belajar Alquran braille di Jabar. "Tempat belajar Alquran braille yang ada dan paling aktif yakni di Bandung, sedangkan di kota atau kabupaten lain kebanyakan tidak ada tempat belajar sama sekali," ujarnya.

"Kebanyakan di kota atau kabupaten di Jabar tidak memiliki tempat belajar Alquran braille adalah pemerintah setempat kurang peduli terhadap keberadaan penyandang cacat. Terkadang saat mereka dimintai bantuan, sering kali kami dikepinggirkan atau dengan alasan tidak ada anggaran. Ya, begitulah realitanya. Kami hanya mengharapkan pemerintah setempat lebih menghargai orang-orang seperti kami, serta tidak ada diskriminasi," paparnya.

Sementara itu, di sisi lain, ITMI Jabar juga turut menggelar Festival Alquran braille di Pusdai Jabar. Festival ini diikuti 180 peserta lomba baca Alquran braille dari 14 daerah di Jabar, ditambah peserta dari SLB.

Selain lomba membaca juga digelar lokakarya pengajaran membaca Alquran braille. "Yang kami sasar adalah pendidik tunanetra agar bisa membaca Alquran braille," ujar Yudhi.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
DPR Kian Memprihatinkan
RICUH pemilihan pimpinan komisi DPR berbuntut. Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk pimpinan DPR tandingan.
ASPIRASI + Indeks