Senin, 21 April 2014 | 11:33 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Calon Panwaslu Kecamatan di Cianjur Ikut Tes Tulis

Oleh: Benny Bastiandy
Jabar - Kamis, 9 Agustus 2012 | 17:22 WIB
Panwaslu Pilgub Jabar Kabupaten Cianjur, Kamis (9/8/2012), menggelar ujian tulis calon anggota panitia pengawas pemilu kecamatan (Panwaslucam). - ilustrasi

INILAH.COM, Cianjur - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Pilgub Jabar Kabupaten Cianjur, Kamis (9/8/2012), menggelar ujian tulis calon anggota panitia pengawas pemilu kecamatan (Panwaslucam). Tercatat, sebanyak 215 pendaftar lolos seleksi administrasi mengikuti proses testing yang dipusatkan di Kampus Universitas Putera Indonesia (UNPI) di Jalan Dr Muwardi (By Pass).

Ketua Panwaslu Pilgub Jabar 2013 Kabupaten Cianjur Yuyun Yunardi mengatakan, penjaringan calon anggota Panwaslu Kecamatan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) No 379-KEP/2012 tentang Pembentukan Panwaslu Kabupaten. Selain itu juga memperhatikan instruksi Ketua Panwaslu Provinsi Jawa Barat, tanggal 23 Juli 2012 dan Surat Edaran Bawaslu No 315/Bawaslu/V/2012 tentang Pembentukan Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) terkait diundangkannya Undang-Undang No 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu.

"Jumlah pendaftar calon anggota Panwaslu Kecamatan pada Pilgub Jabar 2013 sebanyak 223 orang. Mereka berasal dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Namun berdasarkan verifikasi, yang dinyatakan lolos administrasi sebanyak 215 orang," kata Yuyun di sela-sela kegiatan, Kamis (9/8/2012).

Seluruh pendaftar yang lolos tes tertulis atau penjaringan tahap I, menurut Yuyun, akan mengikuti penjaringan tahap II. Nantinya akan terjaring sebanyak 192 orang. "Nanti selanjutnya pendaftar yang lolos akan mengikuti penjaringan tahap III yakni wawancara atau fit and proper test," ungkapnya.

Materi soal tes tertulis merupakan pengetahuan dasar yang wajib dimiliki anggota panwaslu dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana diamanatkan undang undang. "Saya tegaskan dalam proses seleksi ini, kami tidak mengenal istilah titipan. Semuanya berjalan sesuai ketentuan dan aturan," tegasnya.

Bisri Mustofa (38), calon anggota Panwaslu Kecamatan Cugenang mengaku, soal yang diujikan dalam seleksi tertulis sepintas memang tidak asing lagi. Semuanya ada dalam aturan undang-undang. Hanya saja soalnya kebanyakan pertanyaanya merupakan pertanyaan jebakan.

"Sepintas memang tidak terlalu sulit. Tapi kalau tidak berhati-hati membacanya dan memahaminya, bisa jadi jebakan," kata Bisri.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
FERDINAND ON FIRE
PERSIB mengakhiri rekor buruk tak pernah menang di Gresik. Tampil sebagai tim tamu, Maung Bandung melumat Gresik United 4-1.
KARIKATUR + Indeks