Sabtu, 25 Oktober 2014 | 14:01 WIB
PENDIDIKAN

UPI Akan Bangun Lahan Parkir di Dalam Kampus

Oleh: Ageng Rustandi
Perguruan tinggi - Senin, 27 Agustus 2012 | 19:14 WIB
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah menyiapkan solusi terkait kritikan yang disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie. - inilah.com/Gintar Roseptiadin

INILAH.COM, Bandung - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah menyiapkan solusi terkait kritikan yang disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie.

Saat didapuk sebagai penceramah pada acara Halal Bihalal dan Silaturahim Keluarga Besar UPI Bandung, Jimly menyentil soal semrawutnya parkir kendaraan di kampus UPI Bandung.

"Kita sudah siapkan untuk lahan parkir di dalam areal kampus. Lokasi tepat setelah pintu masuk gerbang II UPI di sebelah kanan," ujar Rektor UPI Bandung Sunaryo Kartadinata kepada INILAH.COM di Balai Pertemuan UPI Jalan Setiabudi Kota Bandung, Senin (27/8/2012).

Lokasi tersebut, lanjutnya, merupakan eks perumahan dosen dan karyawan UPI Bandung. Lahan tersebut pun diratakan dan akan menjadi lahan parkir bagi kendaraan yang masuk kawasan kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung.

"Luas lahan ribuan meter persegi, tepatnya saya kurang hafal. Tapi saya yakin bisa menampung semua kendaraan yang keluar masuk kampus UPI. Tapi lahan itu tidak akan berupa gedung parkir, lahan terbuka saja," tegasnya.

Saat ini, pihaknya telah melakukan perataan tanah di lahan bekas perumahan dosen dan karyawan tersebut. "Mudah-mudahan tahun ini selesai. Dan saya sebelumnya sudah minta maaf kepada dosen dan karyawan terkait pembongkaran perumahan tersebut," pungkasnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
TARIK-ULUR KABINET JOKOWI
PRESIDEN Jokowi masih belum mengumumkan susunan kabinetnya. Ada tarikmenarik kepentingan dalam proses seleksi.
ASPIRASI + Indeks