Jumat, 25 April 2014 | 10:29 WIB
SERBA-SERBI

Penutupan Gunung Gede Pangrango Diperpanjang

Oleh: Budiyanto
Serba-serbi - Rabu, 29 Agustus 2012 | 14:49 WIB
Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memperpanjang penutupan kegiatan wisata khusus pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan. - istimewa

INILAH.COM, Sukabumi - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memperpanjang penutupan kegiatan wisata khusus pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini dilakukan karena kondisi kawasan konservasi yang berlokasi di wilayah Sukabumi, Cianjur dan Bogor itu sangat rawan kebakaran.

''Penutupannya diperpanjang sampai batas waktu yang belum bisa kami tentukan. Karena saat ini kondisinya dan termasuk sekitar puncak kedua gunung sudah mulai pecah-pecah karena kekeringan dan rawan kebakaran,'' kata Kepala Balai Besar TNGGP Agus Wahyudi kepada INILAH.COM, Rabu (29/8/2012).

Menurut Agus, pihaknya lebih memilih melakukan penutupan kegiatan wisata minat khusus pendakian ini dibanding untuk membukanya. Karena bila terjadi kebakaran tentunya biaya rehabilitasi akan lebih mahal dibanding biaya untuk melakukan penutupan pendakian gunung.

''Bila terjadi kebakaran tentunya akan sangat merugikan kita semua, makanya lebih baik penutupan diperpanjang hingga kondisi cuaca kembali tidak rawan kebakaran,'' ujarnya.

Agus mengharapkan selama penutupan ini tidak ada warga yang memaksakan melakukan pendakian gunung. Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar kawasan TNGGP dan di luar kawasan. ''Sosialisasi penutupan pendakian gunung akan terus kami lakukan dan warga tidak memaksa masuk secara ilegal,'' harap Agus.

Diberitakan sebelumnya curah hujan Gunung Gede dan Gunung Pangrango pada Agustus diprediksi sangat rendah sehingga rawan kebakaran. Hal ini sesuai peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Karenanya, kegiatan khusus wisata pendakian gunung di Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) untuk sementara ditutup. Penutupan berlangsung selama sebulan, sejak 1 hingga 31 Agustus 2012.[jul]

Berita Lainnya
2 Komentar
Des MW @ Kamis, 6 September 2012 | 21:17 WIB ??: Cobalah disimak baik2 Comment saya tersebut. Walau sepintas terkesan nada negatif, tapi sarat dengan makna positif.. Janganlah hanya dibaca apa yang terlihat & tersurat dipermukaan, tapi juga direnung apa yang terkandung & tersirat didalamnya.....
Des MW @ Kamis, 6 September 2012 | 21:14 WIB ??: Terlalu berlebihan..! Kalau pihak TNGGP tak sanggup menjaganya, biarkan para Pendaki Gunung & Pecinta Alam 'Sejati' yang akan (ikut) menjaganya.....
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Aceng Geser Politisi Senior
KARIER politik Aceng HM Fikri rupanya belum habis. Dia melenggang ke Senayan sebagai anggota DPD utusan Jawa Barat.
KARIKATUR + Indeks