Rabu, 1 Oktober 2014 | 11:00 WIB

Polres Sukabumi Kota Gagalkan Pengiriman Tuak

Oleh: Budiyanto
Kriminalitas - Senin, 3 September 2012 | 21:02 WIB
Jajaran Polres Sukabumi Kota kembali menyita ribuan liter tuak yang siap dikirim ke wilayah Bandung di wilayah Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang. - inilah.com/Budiyanto

INILAH.COM, Sukabumi - Jajaran Polres Sukabumi Kota kembali menyita ribuan liter tuak yang siap dikirim ke wilayah Bandung. Kali ini pengiriman tuak digagalkan anggota Polsek Citamiang di wilayah Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang.

Selain menyita ribuan liter tuak, dari tempat kejadian perkara (TKP) polisi juga mengamankan pemiliknya Bdn (40), warga Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi, berikut satu unit kendaraan Suzuki Carry bak terbuka warna putih bernopol F 8442 UN.

"Ribuan liter tuak dalam 35 jeriken ini kami amankan karena rencananya akan dikirim ke Bandung oleh pemiliknya. Tuak ini berasal dari wilayah Jampang Kabupaten Sukabumi," kata Kepala Polsek Citamiang Kompol Sumarta Setiadi kepada INILAH.COM, Senin (3/9/2012).

Menurut Sumarta, untuk memastikan kandungan alkoholnya, dia akan secepatnya mengirimkan sampel beberapa liter tuak ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. "Kami juga sudah meminta keterangan pemilik tuak," ujarnya.

Sebelumnya, jajaran Polres Sukabumi Kota mengamankan 841 liter dalam 28 jeriken tuak di Jalan Baros Kecamatan Baros Kota Sukabumi. Ratusan liter tuak itu diangkut dengan sebuah kendaraan truk bernomor polisi F 8250 US.

"Ratusan liter tuak ini terjaring saat digelar Operasi Pekat Lodaya. Anggota kami mencurigai sebuah mobil truk yang melintas lalu dihentikan dan diperiksa ternyata mengangkut tuak," kata Kapolsek Baros Kompol Agus Subandi kepada INILAH.COM, Kamis (26/7/2012).[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KERTAJATI HARUS JADI
BANDARA Husein Sastranegara sudah tak mampu menampung lonjakan penumpang. Maka, pembangunan Bandara Kertajati harus jalan terus.
ASPIRASI + Indeks