Rabu, 22 Oktober 2014 | 13:20 WIB

Penculik Siswi SMA Cianjur Dijerat Pasal Berlapis

Oleh: Benny Bastiandy
Kriminalitas - Jumat, 5 Oktober 2012 | 18:49 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Cianjur - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur menetapkan status tersangka terhadap JA (46), pelaku dugaan penculikan seorang siswi salah satu SMA di Cianjur. Tersangka dijerat pasal berlapis mengenai penculikan anak di bawah umur lantaran korban masih berusia 16 tahun dan ancaman kekerasan serta percobaan pemerasan.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Gito menuturkan, tersangka diancam pasal 332 KUHP tentang Penculikan atau Membawa Kabur Perempuan Dibawah Umur serta terancam pasal 368 ayat (1) KUHP mengenai Ancaman Kekerasan dan Upaya Pemerasan. Ancaman hukumnnya maksimal 7 tahun.

"Pelaku telah diperiksa secara maraton. Kita masih mendalami kasus ini," kata Gito di Mapolres Cianjur, Jumat (5/10/2012).

Menurut Gito, pelaku membantah dirinya membawa kabur korban. Pasalnya, di antara keduanya dikabarkan terlibat hubungan asrama. Malahan tersangka mengaku keduanya sudah menikah siri (di bawah tangan).

"Meskipun begitu, proses pidananya tetap dilakukan," tegas Gito.

Diberitakan sebelumnya, AS (16), pelajar kelas XI di salah satu SMA Negeri di Cianjur diduga menjadi korban penculikan seorang lelaki paruh baya berinisial JA, warga Desa Nagrak Kecamatan Cianjur. Diduga, pelaku berkenalan melalui media sosial facebook.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus penculikan bermula ketika orangtua korban menerima pesan layanan singkat (SMS) dari pelaku. Isinya, pelaku mengaku sakit hati dengan orangtua korban. Malahan pelaku mengancam akan berbuat sesuatu terhadap korban. Pelaku pun meminta uang tebusan melalui SMS.

Orangtua korban pun melacak keberadaan pelaku dengan memanfaatkan nomor rekening yang diberikan pelaku. Orangtua korban melaporkan kasus penculikan ke aparat kepolisian. Setelah diselidiki, korban berada di rumah saudara pelaku di Cilaku. Namun saat itu pelaku tak berada di rumah saudaranya. Pelaku pun dipancing polisi dan berhasil diciduk di Desa Ciherang Kecamatan Pacet.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
LAGA PENENTUAN
PERSIB menjamu Persebaya di leg kedua babak delapan besar ISL. Kemenangan bakal membawa Maung Bandung ke semifinal.
ASPIRASI + Indeks