Kamis, 31 Juli 2014 | 00:11 WIB
EKONOMI

Potensi Ekonomi dari Seni Budaya Belum Terangkat

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Ekonomi - Sabtu, 6 Oktober 2012 | 19:10 WIB
Tari Jaipong - inilah.com/Syamsuddin Nasoetion

INILAH.COM, Bandung – Pemerintah daerah diharapkan bisa membangun dan mengembangkan pondok seni untuk mengangkat potensi ekonomi yang berasal dari sektor tersebut. Selama ini pemerintah kurang memperhatikan sektor potensial itu.

Usulan itu disampaikan anggota Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Gatot Tjahyono usai menghadiri Silaturahmi Kebangsaan Keluarga Besar Marhaenis (KBM) Jawa Barat di Gedung Majestic, Jalan Braga Kota Bandung, Sabtu (6/10/2012).

“Harusnya pemerintah mencontoh Thailand dalam pengembangan sektor ekonomi dari sektor seni budaya. Mereka membentuk semacam pondok seni untuk menggali potensi ekonominya. Disana ada sebuah pasar seni yang diberi nama Nongnorch Village, tempat seniman dan budayawan berkumpul dan berkreasi. Kami menilai pemerintah disini kurang memperhatikan potensi ekonomi sektor itu, padahal sangat menjanjikan kalau digarap optimal dan profesional,” jelas Gatot.

Dia mengatakan, pemerintah daerah bisa membuat suatu program yang sejenis, termasuk memberikan sarana dan prasarana. Sayangnya perhatian pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan masih rendah sehingga menghambat pertumbuhan perekomian masyarakat.

"Selama ini ekonomi kerakyatan kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Pemerintah hanya memperhatikan kepentingan ekonomi untuk satu kelompok. Tentunya sangat memprihatinkan. Rendahnya keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan bisa terlihat oleh maraknya minimarket hingga pelosok daerah," tandasnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks