Selasa, 21 Oktober 2014 | 18:56 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Pemkab Bebaskan 19 Bidang Tanah untuk Tol Soroja

Oleh: Dani Rahmat Nugraha
Jabar - Jumat, 12 Oktober 2012 | 17:44 WIB
istimewa

INILAH.COM, Bandung - Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) oleh Pemkab Bandung baru mencapai 19 bidang tanah dari total 227 bidang tanah untuk memenuhi persyaratan di sektor Parungserab Kecamatan Kutawaringin.

"Yang sudah lengkap persyaratan untuk pembebasan lahan baru 19 bidang tanah. Dan kami juga belum ada data berapa hektare tanah yang akan dibebaskan," kata Asisten Daerah Pemkab Bandung Yudhi Haryanto, Jumat (12/10/2012).

Yudi menjelaskan pembebasan lahan tersebut memerlukan anggaran Rp43 miliar. Pada 2011, pembebasan lahan belum dirampungkan karena terkendala oleh surat persetujuan penetapan lokasi pembangunan (SP2LP) dari Pemprov Jabar dan Undang-Undang (UU) No 2/2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.

Dengan adanya kendala tersebut, kata Yudi, pengadaan tanah harus rampung pada pertengahan 2013. "Tapi Pak Bupati inginnya akhir Desember tahun ini beres semuanya," jelas dia.

Meski demikian, lanjut Yudi, pihaknya akan menuntaskan pembebasan lahan dengan mengacu Peraturan Presiden (Perpres) No 71 Tahun 2012 di Pasal 123 aturan peralihan, bila pihak bisa melaksanakan pengadaan tanah sebelum akhir Desember tahun ini.

"Di sana disebutkan untuk pengadaan tanah yang sudah ada di dokumen perencanaan bisa menggunakan aturan lama, yakni Perpres No 65 / 2006. Di sana disebutkan sepanjang pengadaan tanah bisa diselesaikan hingga akhir Desember," jelas Yudi.

Jika pembebasan lahan tidak selesai akhir Desember tahun ini, kata Yudi, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan pemerintah pusat.
"Ya, untuk bidang tanah yang belum lengkap persayaratannya, kami akan mengurusnya secepatnya," katanya.

Seperti diketahui, lahan untuk pembebasan lahan tol Soroja mencapai 111,5 ha. Pada 2010, lahan yang sudah dibebaskan seluas 6,35 hektare atau hanya 7,04% dari target 90,21 Ha.

Anggaran yang terserap sebesar Rp21,718 miliar dari Rp30 miliar yang disiapkan APBD Provinsi Jabar. Pada 2011, luas lahan yang terbebaskan makin berkurang, yakni hanya 0,23 Ha dari target 90,21 Ha. Anggaran yang digunakan sebesar Rp1,219 miliar dari total alokasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp30 miliar. Dengan demikian, luas lahan keseluruhan yang sudah dibebaskan baru sekitar 6,58 Ha.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Menanti Kabinet Jokowi
RESMI menjabat Presiden, Joko Widodo segera mengumumkan kabinetnya. Ada perubahan setelah dari PPATK dan KPK.
ASPIRASI + Indeks