Jumat, 25 April 2014 | 01:41 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Relokasi Kawasan Industri ke Majalengka, DN: Sulit

Oleh: Dani Rahmat Nugraha
Jabar - Jumat, 19 Oktober 2012 | 18:47 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Soreang - Rencana relokasi kawasan industri Majalaya, Kabupaten Bandung ke salah satu daerah di Kabupaten Majalengka, masih sebatas wacana. Bahkan rencana tersebut belum ada tindak lanjut apapun.

Sebelumnya beredar wacana terekait pemindahan kawasan industri Majalaya ke Majalengka. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan untuk mendekati bandara internasional yang rencananya akan dibangun di Majalengka.

Bupati Bandung Dadang M Naser (DN) menilai, para pelaku industri, khususnya di bidang tekstil, masih tetap tertarik untuk berinvestasi di wilayah Bandung Raya, khususnya di kawasan industri Kabupaten Bandung. Dalah satunya di Kecamatan Majalaya, dan Solokan Jeruk.

"Kalau relokasi rasanya sulit, karena para pelaku industri khususnya tekstil sudah cocok dengan suhu di sini (Kabupaten Bandung). Karena kalau produksi tekstil itu ada suhu tertentu yang cocok, kalau di daerah lain, belum tentu," kata Dadang Naser, Jumat (19/10/2012).

Selain faktor suhu, lanjutnya, kawasan Bandung Raya masih dipandang cukup strategis. Baik dari sisi aksebilitas maupun perdagangan. Sehingga dirinya menilai sangat sulit jika meminta mereka untuk pindah ke luar daerah.

"Kalau di Majalengka untuk pergudangan, masih sangat memungkinkan. Karena nanti akan ada Bandara Internasional. Kalau untuk produksi dan kemudahan akses, tetap daerah Bandung Raya jadi pilihan," ujarnya.

Dadang menilai, dibanding mengalihkan atau relokasi industri tekstil ke Majalengka, Pemprov Jabar lebih baik mengoptimalkan kawasan terpadu Kota Baru Tegal Luar yang tengah dikembangkan pihaknya. Karena dalam rencana tata ruang dan tata wilayah (RTRW), Kota Baru Tegal Luar ini mencakup kawasan industri.

"Lebih baik mencari investor untuk membangun Kota Baru Tegal Luar daripada membangun kawasan industri baru yang belum tentu cocok untuk para pelaku industri itu sendiri," sarannya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Wajah Baru Parlemen Meragukan
WAJAH baru bakal mengisi kursi DPR RI lima tahun ke depan. Mampukah mereka ‘bersuara’ di parlemen?
KARIKATUR + Indeks