Sabtu, 26 Juli 2014 | 08:05 WIB
LINTAS JABAR

Puluhan Sopir Angkot Karawang Blokir Jalan

Oleh:
Priangan - Senin, 29 Oktober 2012 | 18:02 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Karawang - Puluhan sopir angkutan kota trayek 37 jurusan Johar-Telukjambe-Loji memblokir jalan raya Wirasaba, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin.

Dalam unjuk rasa itu mereka menuntut pemerintah daerah menertibkan trayek dan menertibkan truk pengangkut beras.

Akibat pemblokiran jalan raya Wirasaba, tepatnya di sekitar Perempatan Pasar Johar, arus lalu lintas menuju Pasar Induk Beras Johar mengalami kemacetan.

Begitu juga arus lalu lintas dari arah Telukjambe menuju Pasar Johar mengalami kemacetan parah selama lebih dari satu jam.

"Pemblokiran jalan ini adalah aksi spontanitas para sopir angkot trayek 37, karena kesal setelah pendapatan mereka berkurang akibat beberapa faktor," kata Koordinator Paguyuban Sopir Angkot Trayek 37, Alparis Edwar, di Karawang, Senin.

Dikatakannya, diantara faktor penyebab pendapatan para sopir angkot trayek 37 berkurang ialah karena kemacetan yang terjadi di sekitar pertigaan Pasar Induk Beras Johar dan kemacetan di sekitar jembatan gantung Telukjambe.

Selain itu, juga karena maraknya angkutan bus karyawan dan keberadaan angkot elf yang merebut trayek angkot 37.

Ia meminta Pemkab Karawang melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat melakukan tindakan atas keluhan yang dialami para sopir jurusan Johar-Telukjambe-Loji.

Menurut dia, jika tidak segera diatasi persoalan itu dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antara sopir angkot dengan sopir truk pengangkut beras.

Ia menilai, kegiatan bongkar muat truk pengangkut beras di sekitar Pasar Induk Beras Johar sangat mengganggu arus lalu lintas.

Kondisi tersebut membuat penumpang angkot 37 berkurang, sebab para penumpang yang hendak ke Loji atau Badami lebih memilih naik elf jurusan Loji-Tanjungpura.

Para sopir elf itu sendiri memanfaatkan kondisi kemacetan itu, dengan "mengetem" di sekitar Pasar Johar. Padahal, kata dia, Johar itu tidak termasuk trayek elf tersebut.

Hilir-mudik bus karyawan juga sangat mengganggu arus lalu lintas di sekitar Johar dan jembatan gantung Telukjambe. Karena itu, para sopir meminta pihak terkait memberlakukan bus karyawan hanya boleh melintas sampai jembatan gantung Telukjambe.

"Dari jembatan gantung menuju Johar, para karyawan bisa naik angkot," kata dia.

Sementara itu, aksi blokir jalan itu sendiri dibubarkan petugas dari Polres dan Dishubkominfo Karawang setelah mengajak para sopir angkot 37 untuk bermusyawarah di gedung DPRD Karawang, bersama jajaran DPRD Karawang dan Dishubkominfo setempat. ANT [ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks