Sabtu, 1 November 2014 | 10:09 WIB
LINTAS JABAR

Khawatir Pencemaran, Warga Protes Pabrik Tekstil

Oleh: Putra Prima
Priangan - Senin, 29 Oktober 2012 | 19:27 WIB
ilustrasi - istimewa

INILAH.COM, Padalarang - Khawatir menimbulkan limbah yang dapat mencemari air dan tanah, Warga kampung Rancabali RW 4 Desa Padalarang Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprotes keberadaan pabrik Harapan Kurnia yang bergerak di bidang produksi dan pewarnaan tekstil.

Menurut Ketua RW 4 Desa Padalarang Aep Suryana, protes yang dilakukan warganya ini dikarenakan takut ada gangguan limbah seperti yang pernah dilakukan oleh pabrik-pabrik sebelumnya dengan limbah pembakaran batubara, yang debunya mengotori masyarakat.

"Kita tidak mau seperti pabrik sebelumnya Nan Comet yang sudah mencemari udara di lingkungan kami, makanya kami memprotes keberadaan pabrik yang baru ini, apalagi kami ini belum pernah ada pembicaraan atau izin warga," kata Aep saat ditemui di Desa Padalarang Kecamatan Padalarang, Senin (29/10/2012).

Tidak hanya masalah limbah, Aep mengatakan warga juga mempertanyakan izin usaha pabrik tekstil tersebut. Menurutnya, pabrik tersebut belum mendapat izin dari masyarakat sekitar.

"Selama ini kami belum pernah ada pembicaraan dengan pihak perusahaan, seharusnya mereka mau buka pabrik harus ada izin dulu sama warga sekitar, walaupun pabrik tersebut pengalihan dari pabrik sebelumnya, harus tetap ada pembicaraan," tutur Aep.

Merasa janggal dengan permasalahan izin operasi pabrik tersebut, pihaknya sempat menanyakan kepada desa dan Kecamatan. Setelah ditanyakan, kata dia, ternyata pihak Desa ataupun Kecamatan mengaku belum mengeluarkan izin untuk pabrik tersebut.

"Tapi dari Desa atau Kecamatan ternyata tidak ada sama sekali yang mengeluarkan izin," tegasnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KOALISI JOKOWI TERBELAH
MAKIN runcing saja kisruh di tubuh DPR. Kubu KIH tetap menggelar rapat paripurna perdana DPR tandingan. Namun Pramono Anung tak mau hadir.
ASPIRASI + Indeks