Jumat, 22 Agustus 2014 | 16:48 WIB
PENDIDIKAN

Unjani Gelar Lomba PBB Indonesia Open

Oleh: Doni Ramdhani
Perguruan tinggi - Jumat, 9 November 2012 | 15:46 WIB
Kejuaraan peraturan baris-berbaris (PBB) antarsekolah - inilah.com/Doni Ramdhani

INILAH.COM, Cimahi - Memperingati hari Pahlawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) menggelar kejuaraan peraturan baris-berbaris (PBB) antarsekolah, untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.

Wakil Dekan III FISIP Unjani Kristiono Ratmoko mengatakan lomba itu digelar untuk melihat kedisiplinan anak sejak usia dini. "Selain dari pulau Jawa, ada peserta yang datang dari Tenggarong, Kalimantan Timur," katanya di sela-sela perlombaan di Gedung Sasana Krida (GSK) Unjani, Jumat (9/11/2012).

Menurutnya, di tingkat SD itu diikuti sebanyak 30 peserta. Sedangkan, di tingkat SMP diikuti 56 peserta dan SMA diikuti 57 peserta. Untuk mengikuti Lomba PBB Indonesia Open Unjani FISIP Championship itu peserta tidak melalui seleksi.

Ketua Pelaksana Juan Setiansyah menyebutkan lomba itu untuk kali kedua. Sebelumnya, perlombaan itu hanya diikuti peserta dari Pulau Jawa saja. "Karena ada peserta dari luar Pulau Jawa, sebenarnya lomba ini sifatnya nasional," katanya yang juga menjabat sebagai Ketua BEM FISIP Unjani.

Sesuai tingkatan, kejuaraan itu digelar selama tiga hari, 9-11 November. Pada hari pertama digelar lomba PBB untuk tingkat SD. Hari berikutnya ditujukan untuk tingkat SMP dan SMA.

Mengenai kriteria penilaian, Juan menyebutkan itu terdiri dari banyak faktor. Selain gerak dasar, hal yang menjadi penilaian yakni formasi, kedisplinan, kostum, hingga penampilan komandan peleton (Danton).

Untuk juri penilai, dia mengaku pihaknya bekerja sama dengan beberapa instansi, di antaranya Polisi Militer, Kepolisian, Armed, dan Paskibraka. Masing-masing peserta disediakan waktu selama 8 menit untuk menunjukkan kebolehannya.

Dari pantauan INILAH, ratusan peserta lomba PBB tingkat SD itu berkumpul menunggu giliran. Dengan kostum khas masing-masing, mereka tampak berbeda satu dan lainnya. Ada seragam pramuka, kostum polisi, hingga desain khusus lengkap dengan topi berjambul.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
PRABOWO-HATTA LANJUTKAN PERJUANGAN
MAHKAMAH Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan terkait sengketa Pilpres. Kubu Prabowo-Hatta kecewa dan tetap melanjutkan perjuangan.
KARIKATUR + Indeks